Menu

Mode Gelap
Fraksi Gerakan Indonesia Karya DPRK Raja Ampat Soroti Transportasi Daring dan Pemerataan Pembangunan dalam Paripurna LKPJ 2025 Polda Lampung Intensif Kejar Pelaku Penembakan Bripka Arya Supena, Penyekatan Diperketat di Sejumlah Wilayah Kunjungan Kajati Jabar ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil dan Dekat Masyarakat Siswi SMA di Palembang Hilang Usai Pamit Temui Teman, Keluarga Lapor ke Polisi Selesaikan Masalah Dana, Kadin Banten Siap Talangi dan Tempuh Hukum Jika Perlu Di Tengah Reruntuhan Atap, Babinsa Hadir Bawa Ketenangan bagi Warga Sukaratu

News

Intelijen dan Wartawan Gadungan Pelaku Pungli Gili Tramena di Periksa Polisi


					Intelijen dan Wartawan Gadungan Pelaku Pungli Gili Tramena di Periksa Polisi Perbesar

Teropongistana.com Lombok Utara – Satuan Reskrim Resor Lombok Utara memeriksa anggota intelijen Polri dan wartawan gadungan yang diduga melakukan pungutan liat di kawasan wisata Gili Trawangan, Meno dan Air (Tramena).

Kapolres Lombok Utara Ajun Komisaris Besar Polisi I Wayan Sudarmanta melalui keterangan tertulis yang di terima Kamis, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut penangkapan berdasarkan informasi korban di lapangan.

Keduanya diamankan berdasarkan pengaduan salah seorang korban, yakni manajer hotel di Gili Meno ungkap Sudarmanta.
Beliau mengungkap, pelaku yang mengaku sebagai anggota intelejen Polri tersebut berinisial DA (32). Sedangkan pelaku yang mengaku dirinya wartawan berinisial BU (31). Mereka ini warga Desa Medana Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara tuturnya.

Dalih DA yang mengaku sebagai intelijen Polri ini akan melakukan pendataan terkait izin minuman beralkohol, dia bersaksi dengan ditemani rekannya BU yang mengaku sebagai wartawan saah satu media ujarnya.

Dengan dalih demikian kedua pelaku meminta sejumlah uang kepada korban.
Berdasarkan keterangan korban, kedua pelaku ini memainkan profesi sebagai anggota intelijen Polri dan wartawan diduga melakukan pungli di sejumlah hotel yang berada di kawasan wisata Gili Tramena.

Dari pemeriksaan sementara, ada salah satu korban yang memberikan dana Rp. 500 ribu dengan menggunakan amplop putih. Itu sudah kami amankan sebagai barang bukti ucapnya.

Lebih lanjut dalam proses pemeriksaan ini pihak kepolisian masih mengamankan kedua pelaku di Polres Lombok Utara.

Karena penangkapan Rabu 14/12 sore. Jadi, pemeriksaan terhadap pelaku kini masih berjalan.

Baca Lainnya

Kunjungan Kajati Jabar ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil dan Dekat Masyarakat

14 Mei 2026 - 21:20 WIB

Kunjungan Kajati Jabar Ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil Dan Dekat Masyarakat

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan

14 Mei 2026 - 12:10 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan

Sinyal GPS Pesawat Sering Terganggu, DPR Desak Investigasi Total AirNav dan Bandara

13 Mei 2026 - 22:23 WIB

Sinyal Gps Pesawat Sering Terganggu, Dpr Desak Investigasi Total Airnav Dan Bandara
Trending di News