Menu

Mode Gelap
Sinergi Polri, TNI, dan Pemda Jadi Kunci Menjaga Kamtibmas di Papua Barat Daya Berhasil Bujuk DPO Menyerahkan Diri, Dua Perwira Polres Tambrauw Terima Penghargaan Gubernur Elisa Kambu: Polri dan Pemda Harus Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Soroti Kasus Haji dan Jejak BTS, MataHukum Desak KPK Jangan Tebang Pilih ke Dito Ariotedjo Bupati: Data Sensus Ekonomi Jadi Fondasi Kebijakan Ekonomi Daerah Lewat SIBI, Siswa Lebak Bisa Akses Buku Berkualitas Secara Gratis dan Digital

News

Bulog Lebak – Pandeglang Layani Ketersediaan Terigu di HKBN


					Keterangan foto : Terigu Kita/Dokumen Bulog, Senin (27/2) Perbesar

Keterangan foto : Terigu Kita/Dokumen Bulog, Senin (27/2)

Teropongistana.com Lebak – Jelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HKBN) tahun 2023, harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisonal Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Banten masih normal. Hal tersebut juga disebabkan adanya kesiapan Bulog dalam melayani pesanan paket sembako baik itu instansi pemerintah maupun swasta atau perorangan.

“Kita pantau, seperti harga Terigu Kita yang terlihat normal, tidak ada lonjakan,” kata Kepala Cabang Perusahaan Umum (Perum) Cabang Lebak – Pandeglang, Umar Said Senin (27/2/2023).

Baca juga : Komisi III DPR RI Puji Polda Banten Ungkap Pengoplos 350 Ton Beras Bulog

 

Lebih lanjut kata Umar, Bulog juga kerap rutin melakukan kegiatan operasi Pasar di Pandeglang. Tujuannya untuk memastikan harga di Pasaran agar tetap stabil dan dijangkau oleh masyarakat.

“Kalau untuk harga Terigu Kita 12.000 perkilo gram, operasi pasar dilakukan setiap hari selasa di Pandeglang,” ucap Umar Said.

Kewajaran harga bahan pokok di pasar ini diharapkan terus bertahan hingga Hari Besar Keagamaan dan Nasional. Kata Umar, Kalau terjadi peningkatan pembelian hal biasa di HKBN selama stok barang tersedia, pasti harga normal.

“Untuk stok tepung terigu masih aman, ada 11 ton di Bulog Lebak – Pandeglang,” tutur Umar.

Sebelumnya juga, Direktur Keuangan Perum Bulog Bagya Mulyanto menyampaikan bahwa stok pangan khususnya komoditi tepung terigu 435 ton. Sementara itu, untuk beras secara nasional per Februari 2023, mencapai 460 ton.

“Terigu 435 ton, sementara stok beras kami saat ini secara nasional ada 460 ribu ton per hari ini. Ini Insya Allah bisa kita gunakan untuk mengintervensi pasar dengan cara kita menjual langsung kepada para pengecer,” kata Bagya di Kendari, Selasa (21/2).

Baca Lainnya

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama

30 Juni 2026 - 01:01 WIB

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 Di Babak Pertama

KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Kohati Bogor Luncurkan Program Toko Hati Untuk Kemandirian Ekonomi Kader

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang
Trending di News