Menu

Mode Gelap
Waspada Haji Ilegal, Anggota DPR: Visa Non-Haji Pasti Tertahan Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional dan Langgar Putusan MK BPA Fair 2026: Lewat CFD, BPA Kenalkan Transformasi Lelang Aset Negara Pesantren Bukan Tempat Aman Pelaku Kejahatan, Kang Maman: Cabut Izin Jika Langgar Aturan BNN Tegas Larang Vape, Ombudsman Jakarta Raya : Ini Jalan Selamatkan Generasi Menanti Nyawa Melayang, FTMB Ultimatum Pemerintah Segel Tambang Curugbitung

Nasional

Kapolri dan DPP JNMI Bagikan Ratusan Sembako di Banten


					Keterangan foto : DPP JNMI dan Kapolri Bagikan sembako di Banten, Rabu (19/4/2023) Perbesar

Keterangan foto : DPP JNMI dan Kapolri Bagikan sembako di Banten, Rabu (19/4/2023)

Teropongistana.com Jakarta – Kapolri Jendral Drs Listiyo Sigit Prabowo bersama dengan Jaringan Nasional Mahasiswa Indonesia dan Rumah Tani menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) bulan Ramadhan. Mereka kolaborasi dengan membagikan 500 paket sembako ke masyarakat Banten.

“Kegiatan kolaborasi ini merupakan wujud nyata Polri, dan organisasi kepemudaan dalam bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang membutuhkan, Generasi muda harus untuk terus melakukan aksi nyata dalam memberikan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat.”ucap Egi Hendrawan Kamis (20/4)

Baca juga : Kapolda Lampung Dampingi Kunker Wakapolri Pantau Arus Mudik di Bakauheni

DPP Jaringan Nasional Mahasiswa Indonesia Egi Hendrawan melanjutkan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun. Egi mengapresiasi setinggi-tingginya atas kebaikan dan rasa simpati serta empati Bapak Kapolri terhadap masyarakat Banten, khususnya warga Serang dan lebak yang sedang membutuhkan

Sebagai pertanggungjawaban moral dan rasa terima kasih kami kepada Bapak Kapolri, kami akan mendukung dan mengawal 16 Program Prioritas Kapolri supaya manfaatnya benar-benar terasa oleh warga masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Banten dan Pondok pesantren NU” ujar Egi Yang saat ini menajabat sebagai founder dan ketum DPP JNMI

Salah seorang warga Jawilan Serang, Encum sangat menyambut baik bantuan yang telah diberikan oleh Polisi dan Aktivis. Menurut Encum, bantuan paket sembako ini jelas bermanfaat untuk masyarakat di tengah kondisi seperti ini.

“Masyarakat di Serang, Lebak sangat berterimakasih terhadap Polri dan Egi di Banten yang telah peduli dengan membagikan paket sembako.

Kami Dari DPP JNMI dan Rumah Tani juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri Minal Aidzin Walfaidzin Semoga Para anggota Kepolisian Indonesia diberi kesehatan dan keselamatan dalam Menjaga Arus Mudik sehingga situasi lebaran menjadi Terjaga Dan Khidmat.”tutup Egi hendrawan.

Baca Lainnya

Waspada Haji Ilegal, Anggota DPR: Visa Non-Haji Pasti Tertahan

11 Mei 2026 - 18:56 WIB

Jakarta – Penerapan Sistem Pengelompokan Jamaah Model Syarikah Dalam Penyelenggaraan Haji Tahun 2025 Memicu Kebingungan Di Kalangan Jamaah. Anggota Komisi Viii Dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (Pkb) Maman Imanul Haq Meminta Menteri Agama Segera Melakukan Evaluasi Agar Tidak Menganggu Kenyamanan Ibadah Jamaah Haji Indonesia. “Penerapan Sistem Syarikah Yang Terkesan Mendadak Ini Telah Mengacaukan Pengelompokan Kloter Yang Sebelumnya Sudah Terencana Dengan Baik Dari Tanah Air. Akibatnya, Banyak Jemaah Suami Istri Yang Terpisah, Serta Jemaah Lanjut Usia Yang Terpisah Dari Pendamping Yang Sangat Mereka Butuhkan. Kami Meminta Menteri Agama Segera Melakukan Evaluasi&Quot; Ujar Kiai Maman Imanulhaq, Selasa (13/5/2025). Pria Yang Akrab Disapa Kiai Maman Ini Mengungkapkan Sebelumnya, Jemaah Haji Indonesia Hanya Dilayani Oleh Satu Syarikah, Yaitu Mashariq. Namun, Pada Tahun Ini, Terdapat Delapan Syarikah Yang Bertugas Melayani Jemaah Haji Indonesia. Syarikah Sendiri Merupakan Perusahaan Arab Saudi Yang Memiliki Kewenangan Dalam Mengatur Pelaksanaan Ibadah Haji Di Indonesia. &Quot;Mengapa Harus Delapan Syarikah Yang Dilibatkan, Dan Apa Dasar Pertimbangannya? Seharusnya Kementerian Agama Telah Melakukan Identifikasi Masalah Dan Langkah-Langkah Mitigasi Sebelum Menerapkan Kebijakan Ini. Apakah Kekacauan Yang Terjadi Saat Ini Sudah Diketahui Dan Diantisipasi Oleh Kemenag?&Quot; Tanya Kiai Maman. Lebih Lanjut, Kiai Maman Mengusulkan Agar Jika Kemenag Tetap Menggunakan Delapan Syarikah, Pembagian Tanggung Jawab Hendaknya Didasarkan Pada Wilayah Di Indonesia. Misalnya, Syarikah A Bertanggung Jawab Atas Jemaah Dari Wilayah Tertentu Di Jawa Barat, Syarikah B Untuk Kota Tertentu Di Jawa Timur, Dan Seterusnya. “Jangan Seperti Kondisi Saat Ini Di Mana Lebih Dari Satu Syarikah Menangani Jemaah Dari Satu Daerah. Hal Ini Membingungkan Jemaah Dan Juga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Dan Umrah (Kbihu). Bayangkan Saja, Ada Jemaah Yang Belum Siap Berangkat Namun Tiba-Tiba Harus Berangkat Keesokan Harinya, Atau Sebaliknya, Jemaah Yang Seharusnya Berangkat Beberapa Pekan Lagi Di Kloter Lain, Mendadak Harus Segera Berangkat. Sistem Seperti Apa Ini Jika Hasilnya Justru Menimbulkan Kekacauan?&Quot; Tegasnya. Komisi Viii Dpr Ri, Kata Kiai Maman Mendesak Kementerian Agama Untuk Segera Melakukan Negosiasi Dengan Pihak Berwenang Di Arab Saudi Guna Mencari Solusi Atas Permasalahan Ini. Menurutnya Indonesia Saat Ini Membutuhkan Negosiator Yang Handal Dan Mampu Menyampaikan Keluhan Serta Mencari Solusi Konstruktif Atas Kekacauan Dalam Pelaksanaan Ibadah Haji 2024 Ini. &Quot;Kami Memberikan Kesempatan Kepada Kemenag Dan Dirjen Penyelenggara Haji Dan Umrah Untuk Bertindak Cepat Menangani Masalah Ini. Kami Tidak Dapat Menerima Jika Penggunaan Delapan Syarikah Ini Justru Menyengsarakan Jemaah Haji Indonesia,&Quot; Imbuh Kiai Maman.

Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional dan Langgar Putusan MK

11 Mei 2026 - 18:24 WIB

Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional Dan Langgar Putusan Mk

BPA Fair 2026: Lewat CFD, BPA Kenalkan Transformasi Lelang Aset Negara

11 Mei 2026 - 18:11 WIB

Bpa Fair 2026: Lewat Cfd, Bpa Kenalkan Transformasi Lelang Aset Negara
Trending di Hukum