Menu

Mode Gelap
Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja

Hukum

Kejari Jakarta Selatan Kenalkan Inovasi “PAHAM WAE TO” untuk Pelayanan Tilang Online


					Kejari Jakarta Selatan Kenalkan Inovasi “PAHAM WAE TO” untuk Pelayanan Tilang Online Perbesar

Teropongistana.com Jakarta – Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan kembali mencatatkan terobosan penting dalam pelayanan publik dengan meluncurkan inovasi terbaru, “PAHAM WAE TO”.

Inovasi ini diprakarsai oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Dr. Eko Budisusanto, SH, MH, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi serta kenyamanan dalam proses penanganan tilang di wilayah Jakarta Selatan.

“PAHAM WAE TO, yang merupakan singkatan dari Pengantaran Hemat, Aman, dan Waktu Antrian Efisien dengan layanan Tilang Online, layanan tersebut dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 08.00 hingga 13.00. “PAHAM WAE TO” dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam menyelesaikan urusan tilang tanpa perlu melalui proses yang berbelit-belit. Inovasi ini tidak hanya memberikan kemudahan dalam hal pengantaran dokumen tilang, tetapi juga memastikan bahwa setiap tahapan dijalankan dengan aman dan transparan.

“Melalui PAHAM WAE TO, kami ingin meminimalkan waktu yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam mengurus tilang serta mengurangi antrean yang sering kali menjadi kendala. Sistem ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses layanan tilang secara online dengan lebih hemat dan efisien,” kata Dr. Eko Budisusanto melalui pernyatanya, Sabtu (17/7/2024)

Sistem yang ditawarkan oleh PAHAM WAE TO mencakup pengaturan jadwal pengambilan dokumen secara online, serta pengantaran dokumen tilang langsung ke rumah pengguna. Semua ini dilakukan dengan menjaga standar keamanan dan akuntabilitas yang tinggi, memastikan bahwa setiap proses terlaksana dengan baik dan tanpa hambatan.

Inovasi ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya sistem yang lebih modern dan ramah pengguna. Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan berharap, dengan adanya PAHAM WAE TO, masalah keterlambatan dan kesulitan dalam proses tilang dapat diminimalisir, dan pada akhirnya memberikan kontribusi positif terhadap penegakan hukum yang lebih efektif di wilayah tersebut.

Dr. Eko Budisusantomenambahkan pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap sistem ini agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara maksimal. Ini adalah langkah awal menuju pelayanan publik yang lebih baik di masa depan.

“Dengan diluncurkannya PAHAM WAE TO, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, dengan harapan dapat menjadi model bagi institusi lain di Indonesia, ” tutup Eko.

Baca Lainnya

Pemkab Bogor Gagal Bayar Sejumlah Proyek TA 2025, Jadi Sorotan

5 Januari 2026 - 19:06 WIB

Pemkab Bogor Gagal Bayar Sejumlah Proyek Ta 2025, Jadi Sorotan

Tarif Listrik Tak Naik, CBA Minta Kontrak Listrik Swasta Dievaluasi dan Libatkan Kejagung

3 Januari 2026 - 15:36 WIB

Tarif Listrik Tak Naik, Cba Minta Kontrak Listrik Swasta Dievaluasi Dan Libatkan Kejagung

Bongkar Dong, Beredar Kabar KPK akan Periksa Panitia Tender RSUD Panunggangan Barat Kota Tangerang Rp30 Miliar

27 Desember 2025 - 18:41 WIB

Ott Inhutani V Meledak: Aktivis Teriak Audit Perhutani, Presiden Ingatkan Jangan Ada Yang Kebal!
Trending di Hukum