Menu

Mode Gelap
Sebut Dana Hibah KNPI Bogor Cacat Hukum, Fitrah Ade: Ini Uang Rakyat, Bukan Bancakan Elite! Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama Soroti Kasus Impor Bea Cukai, CBA: Bongkar Semua ke Pengadilan, Jangan Biarkan Publik Menafsir MataHukum: Nama Aldison Ronald Jelas di BAP Blueray Cargo, Kenapa KPK Masih Bungkam Pengamat: Gibran Jadi Capres Gurem di 2029, PSI Terancam Kiamat Elektoral Pemprov Papua Tengah Percepat Digitalisasi Keuangan Daerah Lewat SIPD-RI Berbasis SP2D Online

News

Bahlil Dinilai Beban Berat, AMPGI Mohamad Desak Presiden Prabowo Segera Lakukan Reshuffle Kabinet


					Keterangan Foto : Bahlil Lahadalia ketua umum partai Golkar dan sekaligus mentri ESDM. Perbesar

Keterangan Foto : Bahlil Lahadalia ketua umum partai Golkar dan sekaligus mentri ESDM.

Teropongistana.com Jakarta — Aliansi Muda Penggerak Garuda Indonesia (AMPGI) Mohamad menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah saatnya mengambil langkah tegas dengan melakukan reshuffle kabinet. Menurut mereka, sejumlah menteri di kabinet saat ini justru menjadi penghambat jalannya pemerintahan yang efektif dan berintegritas, (22/5).

“Presiden harus berani melepaskan diri dari bayang-bayang pemerintahan sebelumnya. Kabinet saat ini perlu dibersihkan dari tokoh-tokoh yang lebih sering membuat kegaduhan ketimbang bekerja untuk rakyat,” tegas perwakilan AMPGI Mohamad dalam pernyataan resminya, Rabu (22/5).

AMPGI menyoroti beberapa nama yang dinilai tidak menunjukkan kinerja optimal dan justru lebih menonjolkan kepentingan pribadi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia.

“Bahlil kerap menciptakan panggung untuk dirinya sendiri, terkesan lebih sibuk membangun citra pribadi ketimbang fokus menjalankan tugas negara. Ini menjadi beban bagi Presiden Prabowo,” lanjutnya.

AMPGI juga menyatakan bahwa reshuffle bukan hanya menjadi kebutuhan politik, tetapi juga menjadi sinyal penting bahwa Presiden Prabowo adalah pemimpin yang mandiri dan bukan sekadar penerus kebijakan pemerintahan sebelumnya.

“Kami mendesak agar menteri-menteri yang terlalu lekat dengan kepentingan masa lalu segera digantikan oleh profesional yang kompeten dan paham terhadap tugas pokoknya. Jangan sampai publik menganggap Presiden Prabowo hanya sekadar simbol atau ‘boneka politik’,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama

30 Juni 2026 - 01:01 WIB

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 Di Babak Pertama

KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Kohati Bogor Luncurkan Program Toko Hati Untuk Kemandirian Ekonomi Kader

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang
Trending di News