Menu

Mode Gelap
Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid dan Optimis Menang Adde Rosi: Data Akurat Jamin Kebijakan Tepat Sasaran Perkuat Lembaga Adhyaksa, Matahukum Usul Presiden Lantik Wakil Jaksa Agung Kinerja Jeblok, Menteri Pariwisata Didesak Masuk Kotak Reshuffle tes Dua Anak Tewas Terpeleset di Proyek KSCS Lebak, Sorotan Keras pada Aspek K3

Hukum

Perkuat Lembaga Adhyaksa, Matahukum Usul Presiden Lantik Wakil Jaksa Agung


					Keterangan foto : Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, Jumat (29/8/2025) Perbesar

Keterangan foto : Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, Jumat (29/8/2025)

Teropongistana.com JAKARTA – Kosongnya jabatan Wakil Jaksa Agung sejak September 2025 hingga saat ini dinilai dapat melemahkan kinerja lembaga penegak hukum. Situasi ini pun memunculkan persepsi bahwa posisi tersebut hanya dianggap sebagai pelengkap, sehingga dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian.

Merespons hal tersebut, Sekretaris Jenderal Gerakan Masyarakat Pemantau Hukum dan HAM (Matahukum), Mukhsin Nasir, menilai bahwa posisi Wakil Jaksa Agung perlu diperkuat kedudukannya. Salah satu langkah strategis yang ditawarkan adalah dengan mengubah mekanisme pelantikan, di mana Presiden turut serta melantik secara langsung, serupa dengan pola Menteri dan Wakil Menteri.

“Harusnya kedudukan Wakil Jaksa Agung setara dengan Wakil Menteri, sehingga menjadi satu paket yang kuat bersama Jaksa Agung. Dengan dilantik langsung oleh Presiden, keduanya bisa saling melengkapi dan menguatkan lembaga,” ungkap Mukhsin Nasir.

Saat ini, mekanisme pengangkatan Wakil Jaksa Agung masih berdasarkan Surat Keputusan Presiden yang diusulkan oleh Jaksa Agung, namun pelantikannya dilakukan oleh Jaksa Agung sendiri. Hal inilah yang mendorong Matahukum untuk mendesak adanya reformasi di tubuh Kejaksaan agar lembaga ini semakin kokoh menghadapi tantangan hukum masa depan.

“Jika keduanya dipilih dan dilantik melalui peran Presiden, kelembagaan akan terasa lebih kuat. Kejaksaan adalah lembaga besar, maka kedua pimpinan tersebut harus memiliki peran yang jelas dan saling mengisi,” tambahnya.

Mukhsin menilai, selama ini peran Wakil Jaksa Agung terkesan belum optimal dan sangat bergantung pada kebijakan Jaksa Agung. Oleh sebab itu, diperlukan perubahan regulasi melalui Peraturan Presiden (Perpres) yang menafsirkan ulang Undang-Undang Kejaksaan, khususnya mengenai mekanisme pengangkatan dan pelantikan.

Saat ini, jabatan tersebut masih diemban oleh Pelaksana Tugas (Plt), di mana sudah dua kali terjadi pergantian pejabat yang merangkap tugas, yakni Bambang Rukmono dan saat ini dijabat oleh Asep Nana Mulyana yang juga merangkap sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Umum.

Pandangan ini juga didukung oleh mantan pejabat tinggi Kejaksaan Agung, Firdaus Dewilmar, yang kini menjabat sebagai Staf Khusus bidang hukum di Kementerian ESDM dan Komisaris di PT Timah Tbk. Ia menekankan pentingnya reformasi agar Kejaksaan semakin tangguh dalam menjawab persoalan hukum yang semakin kompleks.

Menurut Mukhsin, lamanya kekosongan jabatan ini juga disebabkan oleh anggapan bahwa posisi tersebut kurang memiliki bobot, sehingga banyak jaksa yang enggan menduduki kursi tersebut. Padahal, tantangan hukum ke depan sangat berat dan membutuhkan kepemimpinan yang solid.

“Tantangan ke depan sangat banyak dan pelik. Masyarakat membutuhkan kepastian hukum, sehingga kesetaraan peran antara Jaksa Agung dan Wakil Jaksa Agung sangat diperlukan untuk berbagi beban dan tanggung jawab,” tuturnya.

Lebih jauh, ia berharap DPR RI dapat memberikan dukungan dan masukan kepada Presiden agar lembaga Kejaksaan semakin diperkuat, sejalan dengan visi pemerintahan saat ini dalam menegakkan hukum dan keadilan.

Baca Lainnya

Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid dan Optimis Menang

16 April 2026 - 01:33 WIB

Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid Dan Optimis Menang

Adde Rosi: Data Akurat Jamin Kebijakan Tepat Sasaran

15 April 2026 - 22:49 WIB

Adde Rosi: Data Akurat Jamin Kebijakan Tepat Sasaran

Kinerja Jeblok, Menteri Pariwisata Didesak Masuk Kotak Reshuffle

15 April 2026 - 22:26 WIB

Kementrian Parawisata Dukung Harga Tiket Pesawat Turun Teropongistana.com Jakarta – Sejalan Dengan Arahan Presiden Prabowo Subianto Untuk Memastikan Kelancaran Dan Kenyamanan Menyambut Libur Lebaran 2025, Pemerintah Telah Menyiapkan Sejumlah Langkah Strategis Dalam Menghadapi Lonjakan Mobilitas Selama Musim Mudik Ini. Lonjakan Mobilitas Pada Periode Lebaran, Yang Secara Konsisten Lebih Tinggi Dibandingkan Periode Penting Lainnya Seperti Natal Dan Tahun Baru, Memerlukan Persiapan Matang, Jakarta 1 Maret 2025. Upaya Yang Akan Diimplementasikan Meliputi Penyiapan Infrastruktur, Serta Optimasi Layanan Transportasi (Darat, Laut, Udara), Selain Itu, Pembentukan Posko Terpadu Lintas Kementerian/Lembaga (K/L) Untuk Memastikan Koordinasi Yang Efektif, Termasuk Upaya Mengurai Kepadatan Lalu Lintas Di Sejumlah Titik. Pemerintah Juga Memberikan Insentif Tambahan, Seperti Diskon Tarif Tol Di Berbagai Ruas Jalan, Dan Program Mudik Gratis Bagi 100.000 Orang Melalui Bus, Kereta Api, Dan Kapal Laut. Kementerian Pariwisata Mendukung Penuh Sejumlah Upaya Ini Dengan Fokus Pada Peningkatan Layanan Pariwisata Dan Mobilitas Masyarakat, Memastikan Mudik Lebaran 2025 Berjalan Lancar Dan Memberikan Pengalaman Menyenangkan Bagi Semua. Penurunan Harga Tiket Pesawat Domestik Pada Periode Lebaran 2025 Sebagai Bagian Dari Upaya Mendukung Mobilitas Masyarakat, Pemerintah Hari Ini Telah Mengumumkan Penurunan Harga Tiket Pesawat Domestik Sebesar 13-14% Selama Periode Mudik Lebaran 2025. Kebijakan Ini Berlaku Untuk Tiket Kelas Ekonomi Di Seluruh Indonesia, Dengan Masa Berlaku Perjalanan Mulai 24 Maret 2025 Hingga 7 April 2025. Pembelian Tiket Dapat Dilakukan Mulai 1 Maret 2025, Memberikan Kesempatan Dan Memudahkan Masyarakat Untuk Merencanakan Perjalanan Mudik Atau Berwisata Di Indonesia Dengan Biaya Yang Lebih Terjangkau. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Mengapresiasi Seluruh Upaya Sinergi Dan Koordinasi Untuk Mengakselerasi Pergerakan Wisatawan Nusantara Selama Periode Penting Ini. “Kementerian Pariwisata Menyambut Baik Kebijakan Ini, Dengan Harapan Bahwa Diskon Tiket Pesawat Akan Meningkatkan Mobilitas Wisatawan Nusantara, Terutama Dalam Menyambut Libur Lebaran 1446 H. Dengan Harga Tiket Yang Lebih Terjangkau, Diharapkan Lebih Banyak Masyarakat Dapat Memanfaatkan Momen Mudik Untuk Berwisata Dan Menjelajahi Destinasi Baru Di Indonesia,” Ujar Menteri Pariwisata Widiyanti. Tingkatkan Minat Wisatawan, Kementerian Pariwata Luncurkan Kampanye #Mudikyuk Dan #Lebarandijakartaaja. Sebagai Bagian Dari Upaya Untuk Meningkatkan Pengalaman Masyarakat Selama Periode Mudik Dan Berwisata, Kementerian Pariwisata Juga Meluncurkan Kampanye #Mudikyuk Dan #Lebarandijakartaaja Untuk Meningkatkan Minat Wisatawan Melakukan Perjalanan Wisata Selama Libur Lebaran 2025. Melalui Publikasi Promo Paket Wisata Menarik, Kampanye Ini Bertujuan Mendorong Pencapaian Target 1,08 Miliar Perjalanan Wisatawan Nusantara Pada Tahun 2025. Ini Juga Merupakan Bagian Dari Kampanye Besar #Diindonesiaaja Dan Program Bangga Berwisata Di Indonesia (Bbwi). Kampanye #Mudikyuk Dirancang Untuk Mengajak Masyarakat Menjelajahi Destinasi Wisata Di Indonesia, Terutama Di Sekitar Kampung Halaman Mereka. Sementara Itu, #Lebarandijakartaaja Ditujukan Bagi Warga Jakarta Dan Sekitarnya Yang Tidak Mudik Atau Masyarakat Yang Menjadikan Jakarta Sebagai Destinasi Mereka Berwisata, Untuk Menikmati Liburan Di Ibu Kota. Kedua Kampanye Ini Diharapkan Dapat Meningkatkan Minat Berwisata Selama Musim Mudik Lebaran, Dengan Menawarkan Paket Wisata Lebaran Hasil Kolaborasi Dengan Mitra Industri Pariwisata. Kementerian Pariwisata Bekerja Sama Dengan Bumn, Asosiasi Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pelaku Industri, Serta Pemangku Kepentingan Terkait. Promo Dan Paket Wisata Yang Telah Terkurasi Dapat Diakses Melalui Media Sosial Kementerian Pariwisata, Laman Khusus Di Situs Indonesia.travel, Serta Qr Code Pada Banner Yang Dipasang Di Bandara, Stasiun, Dan Pusat Perbelanjaan. Selama Bulan Ramadan, Kementerian Pariwisata Juga Aktif Mempromosikan Destinasi Wisata Melalui Media Sosial, Menyoroti Tradisi Budaya, Kuliner Khas, Serta Destinasi Menarik Yang Bisa Dikunjungi Selama Ramadan Dan Lebaran. Kementerian Pariwisata Juga Mendorong Pelaku Industri Pariwisata Untuk Memberikan Berbagai Promo Tambahan, Termasuk Untuk Diskon Tiket Pesawat, Kereta Api, Akomodasi, Serta Paket Wisata. “Promo Yang Diberikan Tidak Hanya Berpotensi Menjadi Daya Tarik Bagi Wisatawan, Tetapi Juga Sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi,” Ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri. Kementerian Pariwisata Juga Mengapresiasi Penyedia Jasa Transportasi Yang Telah Meningkatkan Kapasitas Penumpang Melalui Penambahan Layanan Kereta Api, Penerbangan, Serta Pembukaan Rute Domestik Baru. Diharapkan, Kampanye Ini Tidak Hanya Meningkatkan Pengalaman Berwisata Masyarakat Selama Mudik Lebaran 2025, Tetapi Juga Berkontribusi Pada Peningkatan Perputaran Ekonomi, Khususnya Dari Sektor Pariwisata.
Trending di Nasional