Menu

Mode Gelap
Sorotan Publik Menguat, Titik Lokasi SPPG Patia–Ciawi Diduga Berpindah Tanpa Penjelasan CBA: Rupiah Berpotensi Terus Melemah Usai Juni, Perry Warjiyo Diminta Siap Mundur Akun Facebook Rachel Rachel Dilaporkan ke Polres Malang Terkait Unggahan Video Silmy Karim dan Tujuh Pejabat Imigrasi Ditahan, Terkait Hasil OTT KPK Rupiah dan IHSG Melorot, Pemerintah Mesti Kembalikan Kepercayaan Pasar Mikael Mali Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Masyarakat Pesisir dan Dukung Program Presiden Prabowo

Daerah

Sorotan Publik Menguat, Titik Lokasi SPPG Patia–Ciawi Diduga Berpindah Tanpa Penjelasan


					Foto (Red) Perbesar

Foto (Red)

Teropongistana.com Pandeglang – Polemik dugaan ketidaksesuaian lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Kamis (4/6/2026). Pasalnya, titik lokasi SPPG yang tercatat resmi berada di Desa Ciawi, diduga justru beroperasi di Desa Cimoyan, Kecamatan Patia.

Dalam data yang tercantum pada situs resmi Badan Gizi Nasional (BGN), lokasi SPPG tercatat sebagai “SPPG Pandeglang Patia Ciawi”. Namun berdasarkan temuan di lapangan saat peresmian program, lokasi kegiatan dan bangunan SPPG disebut berada di wilayah Desa Cimoyan.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya dari masyarakat terkait kejelasan titik lokasi program pemerintah tersebut. Terlebih, nama lokasi yang digunakan dalam administrasi resmi berbeda dengan lokasi faktual di lapangan.

Seorang warga Kecamatan Patia yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sejak awal informasi yang beredar menyebutkan titik SPPG berada di Desa Ciawi. Akan tetapi saat pelaksanaan dan peresmian, lokasi justru diketahui berada di desa lain.

“Awalnya masyarakat tahunya titik SPPG itu di Desa Ciawi, bahkan di situs resmi BGN juga tercatat Ciawi Kecamatan Patia. Tapi pas diresmikan, ternyata lokasinya ada di Desa Cimoyan. Jadi warga bingung, sebenarnya titik resminya yang mana,” ujarnya.

Warga juga menduga telah terjadi perpindahan titik lokasi tanpa penjelasan terbuka kepada masyarakat sekitar. Menurutnya, perubahan lokasi semestinya disampaikan secara transparan agar tidak menimbulkan polemik maupun kesan adanya ketidaksesuaian data administrasi.

“Intinya ada yang memindahkan titik lokasi. Kalau memang berubah, harusnya ada penjelasan resmi supaya masyarakat tidak bertanya-tanya,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG maupun Badan Gizi Nasional terkait perbedaan titik lokasi tersebut. Sementara itu, awak media masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak-pihak terkait.

Masyarakat berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan asumsi liar di tengah publik, terlebih program MBG merupakan program strategis pemerintah yang menjadi perhatian luas masyarakat. (Red)

Baca Lainnya

Sejalan dengan Dasco, DPRD Banten Nilai Pergantian Pimpinan BGN Momentum Perkuat Kinerja

3 Juni 2026 - 09:12 WIB

Sejalan Dengan Dasco, Dprd Banten Nilai Pergantian Pimpinan Bgn Momentum Perkuat Kinerja

Kejati Papua Lantik Kajari Yapen dan Rizal Ramdhani, Ini Arahan Kajati

2 Juni 2026 - 22:15 WIB

Kejati Papua Lantik Kajari Yapen Dan Rizal Ramdhani, Ini Arahan Kajati

Kapolresta Tangerang: Pancasila Tak Hanya Simbol, Tapi Fondasi Hidup Bernegara

1 Juni 2026 - 21:58 WIB

Kapolresta Tangerang: Pancasila Tak Hanya Simbol, Tapi Fondasi Hidup Bernegara
Trending di Daerah