Menu

Mode Gelap
MataHukum Sebut Copot Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Bukti Ketegasan Prabowo Kejati Papua Lantik Kajari Yapen dan Rizal Ramdhani, Ini Arahan Kajati Resmi! Dadan, Lodewyk, dan Sony Diganti, Ini Jajaran Pimpinan BGN PWI Gandeng IPB Buka Akses Beasiswa Pascasarjana untuk Wartawan DPR Minta Rencana MBG di Luar Negeri Dikaji Ulang, Domestik Masih Kalang Kabut Tanggapi Dino Patti Djalal, Gerindra: Prabowo Angkat Indonesia Jadi Pemain Kunci Dunia

News

Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai


					Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Mendagri Tito Karnavian mengingatkan 48 Penjabat kepala daerah tidak asal mengambil keputusan. Terutama, saat melakukan mutasi pegawai. Sebab, dalam aturan, sudah jelas bahwa Pj kepala daerah tidak bisa sembarangan melakukan mutasi pegawai.

“Tentu kita ingin dapat kabinet yang satu frekuensi dan mendukung, tapi jangan sampai kemudian mutasi timbulkan gejolak. Perlu wise, bijak,” ungkap Mendagri Tito Karnavian saat rapat koordinasi dengan Pj kepala daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (16/5).

Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai

Pj kepala daerah memiliki keterbatasan kewenangan. Hal ini diatur dalam PP Nomor 43 Tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Dalam aturan tersebut, Pj kepala daerah tidak bisa melakukan mutasi pegawai, membatalkan perizinan atau mengeluarkan izin yang bertentangan dengan yang sudah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan membuat kebijakan tentang pemekaran daerah.

“Namun pembatasan ini dapat dikecualikan, saya sudah sampaikan ke jajaran Kemendagri, kita siap-siap untuk banyak terima permintaan persetujuan 4 poin ini,” ucap Tito.

Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai

Eks Kapolri itu mengingatkan mutasi pegawai bukan sebuah keputusan sederhana. Masalah mutasi ini berpotensi memicu gejolak dalam pemerintahan.

“Saya sudah 2 tahun 8 bulan jadi Mendagri, berapa kali hadapi gejolak-gejolak itu, minta diajukan banyak sekali pergantian dan kemudian terjadi resistensi, akhirnya menimbulkan guncangan, bukan malah perbaikan malah guncangan di internal,” kata Tito.

Namun, jika mutasi jabatan menjadi suatu keharusan, Tito menyarankan agar keputusan tersebut dirundingkan terlebih dahulu.

“Strategi bertahaplah, diajukan dua, tiga, yang memang betul-betul secara rasional dan sosiometri betul-betul pahami. Jangan hanya berdasarkan subjektif pimpinan,” ungkapnya.

Baca Lainnya

TNI Bantu Polri Tangani Begal, Anton Suratto: Tetap Berjalan Sesuai Koridor Hukum

1 Juni 2026 - 20:08 WIB

Tni Bantu Polri Tangani Begal, Anton Suratto: Tetap Berjalan Sesuai Koridor Hukum

Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan

1 Juni 2026 - 00:12 WIB

Baleg Dpr Ri,Komisi Viii,Arif Rahman,Dana Haji

Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

1 Juni 2026 - 00:02 WIB

Andra Soni Jelang Debat Perdana Pilgub Banten: Dari Doa Keluarga, Orang Tua Dan Ulama
Trending di Daerah