Menu

Mode Gelap
Resmikan Posbakum se-Papua Barat dan Papua Barat Daya, Menkum Tekankan Penyelesaian Hukum Secara Adat Pemagangan Nasional dan Ketidakpastian Kerja Patroli Samapta Polda Papua Barat Daya Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Alat Berat di Sorong Meki Nawipa Perkuat Sinergi dengan Kejati Papua untuk Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Pembangunan Papua Tengah Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan

Megapolitan

Ditjenpas Kanwil Kemenkumham Banten Perkuat Kompetensi Penyampaian Informasi


					Ditjenpas Kanwil Kemenkumham Banten Perkuat Kompetensi Penyampaian Informasi Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Kehadiran seorang news anchor, Chacha Annisa, berhasil tingkatkan antusiasme tim humas Unit Pelaksana Teknis se-Serang Raya dan Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Banten, Jumat (1/4).

Pasalnya dalam kegiatan penguatan kompetensi penyampaian informasi yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kanwil Kemenkumham Banten ini, Chacha tidak sekadar memberikan teori mengenai public speaking, tetapi juga ‘menantang’ peserta untuk praktik secara langsung.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten, Masjuno, Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Banten, Sri Yusfini Yusuf, dan Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Andi Taletting Langi.

“Banyak buku public speaking, namun buku yang berisi teori tidak ada artinya kalau tidak praktek langsung,” ungkap Chacha.

Menurutnya, story telling adalah ‘cara kunci’ dalam public speaking. Selain itu seorang speaker juga dapat menceritakan pengalaman atau apa yang dilihat di sekitarnya untuk menambah topik atau durasi dalam sebuah pembahasan.

“Berbicara di depan orang rasanya seperti ditolak cinta. Sama seperti ketika menonton film horror dan kita berteriak ketika ada hantu keluar. Itu adalah respon alamiah tubuh. Caranya gampang agar kita lebih terbuka yaitu dengan story telling atau tematik dengan menceritakan apa yang kita tahu sesuai dengan temanya,” ujarnya.

Baca juga : Tingkatkan Kapasitas, Kanwil Kumham Banten Gelar Pelatihan Hukum

Chacha juga menyampaikan pentingnya excellent service yang harus diberikan seorang pelayan publik. Termasuk di dalamnya bagaimana menyampaikan suatu informasi terhadap pimpinan atau masyarakat dengan cara yang sesuai. Tak hanya itu, ia juga memberikan trik untuk mengatasi ketakutan di depan umum dengan metode five stages dan bicara di depan umum.

“Berbicara di depan umum tidak mudah. Kita harus memperhatikan suara, artikulasi, dan gaya bicara. Suara berat identik dengan lebih tegas. Dan yang penting adalah gaya penyampaian. Eye contact dengan audiens dan ketika berbicara, kita harus memanusiakan manusia orang yang di depan kita,” tambahnya. (Red)

Baca Lainnya

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

18 Mei 2026 - 20:30 WIB

Kejagung: Jamin Kelancaran Program Kampung Nelayan Merah Putih Tepat Sasaran

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang dan Industri Pertahanan

18 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dave Laksono Dorong Integrasi Tambang Dan Industri Pertahanan

Data Tunjukkan Tren Meningkat, IYAC Desak Reformasi Sistem Perlindungan di Pesantren

18 Mei 2026 - 18:24 WIB

Data Tunjukkan Tren Meningkat, Iyac Desak Reformasi Sistem Perlindungan Di Pesantren
Trending di Nasional