Menu

Mode Gelap
Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa P3B Bongkar Dugaan Modus Korupsi Pokir, Desak KPK Usut DPRD Banten Luka Belum Pulih, Pemkab Malang Tegas Tolak Derby Jatim di Kanjuruhan

Daerah

Lembaga Gabungan LSM Akan Laporkan Pengusaha Tambang Batu Bara Ilegal Ke Polda Banten


					Keterangan foto : Para Ketua Lembaga Gabungan dan Kasi Trartib Pol PP Lebak, (Rabu, 19/3/2025) Perbesar

Keterangan foto : Para Ketua Lembaga Gabungan dan Kasi Trartib Pol PP Lebak, (Rabu, 19/3/2025)

TeropongIstana.com, Banten | Perhelatan Audiensi yang diagendakan akan dilasanakan pada hari Rabu 19-3-2025, antara Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat dan para Pengusaha Tambang Batu Bara di Kantor Satpol PP Kabupaten Lebak.

” Batal Terlaksana”

Pasalnya pihak Pengusaha tak satupun menghadiri acara tersebut, padahal jauh jauh hari undangan sudah di kirim pada yang bersangkutan.

Absennya para Pengusaha dalam agenda ini, dinilai sebagai bentuk ketidak pedulian terhadap persoalan lingkungan dan hukum yang menjadi perhatian masyarakat. Rabu 19-3-2025.

Menindak lanjuti hal tersebut, Gabungan Lembaga, termasuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Aspirasi Rakyat Bersatu (ARB) Kabupaten Lebak. Sepakat untuk mengambil langkah lebih jauh, yakni dengan melaporkannya permasalahan ini ke Polda Banten.

Dan laporan ini bertujuan untuk menindak lanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh para pengusaha tambang batu bara serta memastikan adanya penegakan hukum yang tegas serta langkah nyata dari Aparat Penegak Hukum (APH) Ujar salah seorang perwakilan dari Gabungan Lembaga.

Tampak hadir dalam audensi ini, diantaranya Ketua dan puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

Kasi Trantib Pol PP Kabupaten Lebak, Wahyudin dan MP Kecamatan Cirinten, Sawal.

Namun setelah sekian lama para pengusaha ditunggu tidak hadir juga maka acarapun terpaksa bubar.

Sementara itu Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Aspirasi Rakyat Bersatu (ARB) dalam keterangannya, menyesalkan atas ketidak hadiran para pengusaha tambang.

Seharusnya mereka kooperatif dansecara berdialog untuk mempertanggung jawabkan aktivitas mereka yang diduga melanggar aturan dan berdampak merusak ekosistem lingkungan.

Selanjutnya Gabungan Lembaga berharap pihak Polda dapat menertibkan serta memberikan sangsi tegas bagi pengusaha tambang nakal dan tak berijin.

Berikan tindakan hukum maximal bagi pengusaha yang tak patuh terhadap regulasi dan mengabaikan kepentingan publik.

Kami akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat terdampak.”

 

Welly

Baca Lainnya

Dua Anak Tewas Terpeleset di Proyek KSCS Lebak, Sorotan Keras pada Aspek K3

15 April 2026 - 20:41 WIB

Mubarok Institute Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu dalam Seminar Nasional

14 April 2026 - 23:49 WIB

Mubarok Institute Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu Dalam Seminar Nasional

King Naga Ultimatum Kejari Lebak, Kasus Temuan BPK Rp12 Miliar Diminta Segera Diusut

14 April 2026 - 19:43 WIB

King Naga Ultimatum Kejari Lebak, Kasus Temuan Bpk Rp12 Miliar Diminta Segera Diusut
Trending di Daerah