Menu

Mode Gelap
Dituduh Gelapkan Uang Masyarakat Adat, Mesak Mambraku Siap Polisikan PFM Respons PROJO: Kemenangan Jokowi Milik Rakyat, Bukan Klaim Individu SMKN 1 Rangkasbitung Diduga Pungut Biaya Kelulusan Siswa Kelas XII Pemkab Diminta Bertindak, THM Tanpa Izin Resahkan Lingkungan Panongan Gagasan Unik Hinca: Ruang Pemeriksaan Wajib Sejuk dan Indah Akhrom Saleh Dukung Kenaikan BBM Non-Subsidi, Langkah Tepat Selamatkan APBN

Daerah

Kerap Terjadi Kecelakaan, Akses Jalan Nyoreang Cadasari di Pandeglang Rusak Parah


					Foto (Red) Perbesar

Foto (Red)

Teropongistana.com Pandeglang – Kondisi Jalan Nyoreang–Ciinjuk di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, kini sangat memprihatinkan. Permukaan jalan yang dipenuhi lubang membahayakan pengguna, khususnya pengendara roda dua, Sabtu (31/05/2025).

Deni, seorang warga yang melintasi jalan tersebut, mengeluhkan kondisi infrastruktur yang kerap rusak.

“Jalannya parah, penuh lubang. Pernah sih ditambal, tapi cuma seadanya. Kalau hujan turun, rusak lagi karena air meresap ke dalam tambalan,” ujarnya.

Jalan ini merupakan jalur penghubung vital antara Pandeglang dan Petir. Namun ironisnya, tak jauh dari lokasi jalan rusak, terdapat sebuah terminal yang sudah bertahun-tahun terbengkalai. Terminal tersebut diketahui menghabiskan anggaran sebesar Rp1,6 miliar, namun hingga kini belum juga beroperasi.

“Kalau anggaran itu digunakan untuk memperbaiki jalan, pasti lebih bermanfaat. Terminalnya malah tidak digunakan, sayang sekali,” tambah Deni.

Warga menyoroti lambannya respon pemerintah daerah terhadap kerusakan jalan tersebut. Bahkan, tak jarang terjadi kecelakaan akibat kondisi jalan yang berlubang. Masyarakat meminta perbaikan total, bukan sekadar penambalan yang tidak bertahan lama.

“Kecelakaan sering terjadi di sini. Pemerintah seharusnya tidak terus-menerus menambal saja, itu cuma menghabiskan anggaran sedikit demi sedikit tanpa hasil jangka panjang,” tegasnya.

Masyarakat berharap agar pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan secara menyeluruh demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga. (*/David)

Baca Lainnya

Dituduh Gelapkan Uang Masyarakat Adat, Mesak Mambraku Siap Polisikan PFM

19 April 2026 - 20:24 WIB

Dituduh Gelapkan Uang Masyarakat Adat, Mesak Mambraku Siap Polisikan Pfm

Pemkab Diminta Bertindak, THM Tanpa Izin Resahkan Lingkungan Panongan

19 April 2026 - 16:46 WIB

Pemkab Diminta Bertindak, Thm Tanpa Izin Resahkan Lingkungan Panongan

Modus Kejam, Nama ASN Ini Dihancurkan di Medsos

18 April 2026 - 21:04 WIB

Modus Kejam, Nama Asn Ini Dihancurkan Di Medsos
Trending di Hukum