Menu

Mode Gelap
Anggaran Podcast YouTube DPRD Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, KPK Diminta Turun Tangan Ariel dan Niken: Menyanyikan Kisah Dewasa Dilan dan Ancika Tinjau Pelabuhan Patimban, Kajati Jabar Apresiasi Progres Pembangunan Sesuai Target Hinca Panjaitan Apresiasi Kapolres Langkat, Kasus Viral Berakhir Damai Langkah Kejari Tangsel Tepat, Pengamat Minta Kasus Lingkungan BSD Ditangani Secara Tuntas Prahara Rotasi Jabatan di Bogor: Antara Dugaan Pidana ASN dan Posisi ‘Basah’ di RSUD

Daerah

Misteri Galian C Diduga ilegal di Lebak Tak Diketahui Pemiliknya Kini Ditutup


					Foto (Red) Perbesar

Foto (Red)

Teropongistana.com Lebak – Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Banten, Muhamad Yusuf Mengapresiasi Langkah dan tindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pemerintah Daerah (Pemda) yang menutup Sementara aktivitas galian C Diduga tidak mengantongi izin yang berada dekat dengan permukiman warga di Desa Kadu Agung Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Rabu (18/06/2025)

Menurutnya, langkah tindakan untuk menutup sementara galian C tersebut yang di ambil oleh Patpol PP dan Pemda kabupaten Lebak sudah tepat, Namun kata Yusuf, Seharusnya penutupan Galian tersebut tidak hanya bersifat sementara, harus Selamanya. Meski tidak diketahui kepemilikan galian C punya siapa, pihaknya bakal terus mengawal Aktifitas tersebut

“Harus ditutup selamanya, Karena jika hal itu dibiarkan, atau hanya ditutup sementara akan muncul sejumlah persoalan baru, di mana terjadi perubahan topologi lahan, serta mempercepat terjadinya erosi tanah, Saya bakal terus mengawal persoalan ini,” ujarnya

Menurut Ketua JAN Banten tersebut, kalau ditutup sementara lalu nanti dibuka lagi, persoalan galian C dikhawatirkan akan mengikis tanah dan berdampak pada permukiman warga.

“Jadi jangan sampai persoalan ini dibiarkan, apalagi ilegal, ditakutkan lahan tersebut tanahnya akan terkikis oleh gelombang air hujan yang akan membawa ke permukiman warga. Karena saat ini musim tak menentu, kadang hujan kadang panas,” tandas yusuf

Sebelumnya salah satu pengendara roda dua yang melintas di jalan raya Rangkasbitung yang enggan disebut namanya, mengaku khawatir aktivitas galian C tersebut mengakibatkan dampak jalan rusak, Jalan Licin, tanah longsor bahkan banjir yang mengancam pengendara motor maupun mobil dan permukiman warga.

Bahkan juga meminta kepada aparat penegak hukum, supaya segera menindaklanjuti aktivitas penambangan galian C yang diduga ilegal tersebut.

“Kami meminta pihak pemerintah desa dan aparat jangan tutup mata, segera tindak tegas galian C tersebut karena ilegal. Dikhawatirkan akan muncul dampak besar yang mengancam permukiman warga dan pengendara yang melintas di jalan,” tandas pengendara roda dua saat melintas dijalan raya rangkasbitung

Hingga berita ini di terbitkan, JAN Banten Mengaku Pihaknya akan terus mengawal Galian C yang berada di Kabupaten Lebak, Khususnya yang ada di Kecamatan Cibadak dekat dengan Gerbang tol Rangkasbitung.

Baca Lainnya

Anggaran Podcast YouTube DPRD Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, KPK Diminta Turun Tangan

21 April 2026 - 16:08 WIB

Anggaran Podcast Youtube Dprd Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, Kpk Diminta Turun Tangan

Langkah Kejari Tangsel Tepat, Pengamat Minta Kasus Lingkungan BSD Ditangani Secara Tuntas

21 April 2026 - 12:07 WIB

Langkah Kejari Tangsel Tepat, Pengamat Minta Kasus Lingkungan Bsd Ditangani Secara Tuntas

Audiensi dengan Inspektorat Lebak, GAMMA Bongkar Kelebihan Bayar Tak Kunjung Tuntas

21 April 2026 - 09:38 WIB

Audiensi Dengan Inspektorat Lebak, Gamma Bongkar Kelebihan Bayar Tak Kunjung Tuntas
Trending di Daerah