Menu

Mode Gelap
Sehari Menjelang Putusan Perkara Gugatan CMNP VS Hary Tanoe dan MNC KPK Siaga Bau Amis Puluhan Jutaan Dollar Anggaran Podcast YouTube DPRD Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, KPK Diminta Turun Tangan Ariel dan Niken: Menyanyikan Kisah Dewasa Dilan dan Ancika Tinjau Pelabuhan Patimban, Kajati Jabar Apresiasi Progres Pembangunan Sesuai Target Hinca Panjaitan Apresiasi Kapolres Langkat, Kasus Viral Berakhir Damai Langkah Kejari Tangsel Tepat, Pengamat Minta Kasus Lingkungan BSD Ditangani Secara Tuntas

Daerah

DPRD Banten Komitmen Dukung Program Sekolah Gratis Andra Soni


					Keterangan foto : Andra Komitmen Tidak Korupsi, Contoh Kempimimpinan Bersih Ala Prabowo Subianto, (Minggu, 3/11/2024) Perbesar

Keterangan foto : Andra Komitmen Tidak Korupsi, Contoh Kempimimpinan Bersih Ala Prabowo Subianto, (Minggu, 3/11/2024)

Teropongistana.com SERANG – Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo mengapresiasi program sekolah SMA/SMK dan SKh swasta dari Gubernur Banten Andra Soni, yang mulai berjalan tahun 2025. Program ini diyakini meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan di Banten.

“Program sekolah gratis merupakan bentuk kehadiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjamin keadilan sosial,” katanya, Rabu, 18 Juni 2025.

Program ini dinilai sangat penting mengingat masih banyak keluarga yang kesulitan secara ekonomi untuk menyekolahkan anak-anak mereka hingga jenjang yang lebih tinggi.

“Dengan program ini semua lapisan masyarakat mendapatkan hak yang sama untuk mengakses pendidikan, tanpa terkendala biaya,” ucapnya.

Selain itu, program sekolah gratis juga diyakini mampu mengatasi berbagai permasalahan yang kerap muncul saat penerimaan peserta didik baru (PPDB). Selama ini, hanya sekolah negeri yang digratiskan, sehingga menjadikan sekolah-sekolah negeri sebagai tujuan utama.

Padahal, kapasitas sekolah negeri terbatas, yang mengarah pada persaingan ketat dalam perebutan kursi, bahkan menimbulkan dugaan adanya praktik jual beli kursi.

“Tahun sebelumnya pemprov Banten hanya menggratiskan SMA/SMK dan Skh negeri, sehingga sekolah negeri jadi tujuan utama orang tua siswa. Sementara kapasitas negeri terbatas, yang terjadi adalah rebutan kursi. Tidak jarang muncul dugaan praktik jual beli kursi,” ujarnya.

Dengan ikut digratiskannya SMA/SMK dan SKh swasta, tidak ada lagi perbedaan perlakuan Pemprov Banten terhadap masyarakat, semua dapat menikmati sekolah gratis.

“Dampak postifinya juga dirasakan sekolah swasta, saya dapat informasi bahwa sekolah swasta yang berpartisipasi dalam program sekolah gratis ini kembali banyak menerima siswa,” ucapnya.

DPRD Banten, kata Yudi, berkomitmen untuk terus mendukung alokasi program sekolah gratis. Pendidikan menjadi bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) Banten yang berkualitas.

“Langkah ini akan berkontribusi terhadap Indonesia Emas Tahun 2045,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Anggaran Podcast YouTube DPRD Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, KPK Diminta Turun Tangan

21 April 2026 - 16:08 WIB

Anggaran Podcast Youtube Dprd Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, Kpk Diminta Turun Tangan

Langkah Kejari Tangsel Tepat, Pengamat Minta Kasus Lingkungan BSD Ditangani Secara Tuntas

21 April 2026 - 12:07 WIB

Langkah Kejari Tangsel Tepat, Pengamat Minta Kasus Lingkungan Bsd Ditangani Secara Tuntas

Audiensi dengan Inspektorat Lebak, GAMMA Bongkar Kelebihan Bayar Tak Kunjung Tuntas

21 April 2026 - 09:38 WIB

Audiensi Dengan Inspektorat Lebak, Gamma Bongkar Kelebihan Bayar Tak Kunjung Tuntas
Trending di Daerah