Menu

Mode Gelap
Bongkar Praktik Korupsi Tambang Nikel, Kejagung Tahan LSO di Rutan Salemba Negara Hadir Lewat Jalan 18 Kilometer, Pangdam Tinjau Karya Bakti TNI di Pandeglang Dolar Tembus Rp17.500, BaraNusa Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi Domestik Ironi Humas Kemendag: Kritik Harga Pangan Dibalas Lobi Edit Berita 1.066 Kasus Diungkap, Projo: Pemberantasan Narkoba Bukan Sekadar Kejar Angka Peristiwa Memalukan! Formappi: Sosialisasi 4 Pilar MPR Hanya Rutinitas Kosong

Daerah

Gawat, Tabung Gas LPG Bersubsidi Disalahgunakan Bos Tong Emas Ilegal


					Foto (dok ist-red) Perbesar

Foto (dok ist-red)

Teropongistana.com Bogor – Tabung Gas LPG Bersubsidi ukuran 3 Kg disalah gunakan oleh oknum pengusaha emas ilegal di Bogor Desa banyuwangi kecamatan Cigudeg kabupaten Bogor Jawa barat kampung susukan RT 002 RW 006.

Oknum yang diduga menyalah gunakan tabung Gas LPG Bersubsidi tersebut diketahui bernama Hendra/aping dan Heri, Kedua pengusaha tong emas sekala besar tersebut mengaku sudah bertahun tahun gunakan tabung Gas LPG Bersubsidi ukuran 3 Kg tersebut untuk kepentingan bisnis mengolah emas di tong milik nya.

Saat di wawancarai kedua pemilik tong emas tersebut menerangkan kepada awak media polisinews.com usaha emas itu jelas tidak memiliki izin atau tidak berbadan hukum paparnya.

Kemudian, Bos tong emas diduga tidak terima di liput oleh wartawan
Hingga menurunkan beberapa anggota polsek Cigudeg ke lokasi sempat cekcok antara wartawan dengan anggota polsek Cigudeg. pasalnya, anggota polsek Cigudeg langsung mengepung wartawan pada saat wawancara dengan pemilik tong emas di kediaman nya.

Anggota Polsek Cigudeg sempat merampas KTP dan kunci mobil
Milik wartawan polisinews.com.

Sempat juga dijelaskan oleh Herman, “kami disini meliput pak tidak ada niatan apa apa hanya mencari informasi soal dugaan pencemaran lingkungan dari tong emas yang menggunakan sianida, Soda api cairan H2.o air keras dan karbon beserta tabung Gas LPG Bersubsidi ukuran 3 Kg,” ujarnya.

Setelah di klarifikasi anggota Polsek Cigudeg pun langsung meminta maaf kepada wartawan dan mengembalikan kunci mobil dan KTP milik Herman.

“Kalau dari tadi tau wartawan kami tidak akan kesini kang,” katanya

Dani Saeputra selaku sekretaris jenderal Forum wartawan solid (FWS) nasional merasa tidak terima adanya insiden yang dialami oleh wartawan yang tergabung dalam Forum wartawan solid (FWS) pada saat meliput diduga dikepung oleh oknum polisi

“Saya akan segera datangi kantor markas besar kepolisian di Jakarta untuk mendorong kasus ini ke propam mabes polri untuk segara melakukan pemanggilan terhadap para oknum yang diduga arogan kepada wartawan yang saat melakukan tugas jurnalistik,” tegasnya pada hari Jumat (18/7/2025)

Tak hanya itu, Dani juga mengaku akan lapor kepada kang Dedi Mulyadi (KDM) gubenur jawa barat untuk penertiban pertambangan liar di lokasi perhutani dan pencemaran lingkungan di kabupaten Bogor kecamatan Cigudeg akibat Tong Emas di pemukiman warga yang selalu di biarkan terkesan kebal hukum. (*/David)

Baca Lainnya

1.066 Kasus Diungkap, Projo: Pemberantasan Narkoba Bukan Sekadar Kejar Angka

12 Mei 2026 - 14:29 WIB

1.066 Kasus Diungkap, Projo: Pemberantasan Narkoba Bukan Sekadar Kejar Angka

Tangkap Pelakunya, Gas Melon Rp80 Ribu di Nias Selatan: Bukti Negara Absen dan Pasar Liar

12 Mei 2026 - 12:24 WIB

Tangkap Pelakunya, Gas Melon Rp80 Ribu Di Nias Selatan: Bukti Negara Absen Dan Pasar Liar

KITA Banten: Kejari Pandeglang Harus Seret Direksi PT GSK Terkait Skandal KDMP

12 Mei 2026 - 10:30 WIB

Kita Banten: Kejari Pandeglang Harus Seret Direksi Pt Gsk Terkait Skandal Kdmp
Trending di Daerah