Menu

Mode Gelap
Diteror, Uchok Sky Khadafi Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam Anggaran OMC DKI Jakarta Naik Tajam, CBA Desak Kejagung Telusuri BNBD dan BMKG FWS Ancam Bawa Dugaan Fitnah Wartawan di Lebak ke Ranah Hukum Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden ke Inggris dan Swiss Langkah Strategis Indonesia di Mata Dunia Legislator Demokrat Usulkan Lembaga Khusus Awasi Rotasi Jabatan Komisi III DPR RI Setuju Usulan Jaksa Agung Terkait Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Daerah

Sefto Jepersen Soroti Sumur Minyak Tak Terkelola di Desa Tanjung Menang


					Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropongistana.com Muara Enim – Sefto Jepersen, Ketua DPC Gerak Nusantara Kabupaten Muara Enim, menyoroti kondisi sumur-sumur minyak milik Pertamina yang tidak lagi dikelola di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Desa kecil yang dikelilingi perkebunan karet ini memiliki sejarah panjang sebagai penghasil minyak, namun kini banyak sumur tua terbengkalai.

Menurut Sefto, fenomena ini tidak hanya menjadi pemandangan yang memprihatinkan, tetapi juga menyimpan potensi besar jika dikelola dengan tepat, <span;>Muara Enim, 6 Agustus 2025.

“Sumur-sumur ini dulunya produktif dan menjadi sumber penghidupan warga. Sayangnya, sekarang banyak yang terbengkalai. Kalau ada investasi dan teknologi yang tepat, saya yakin desa ini bisa kembali hidup dari sektor migas,” ujarnya.

Warga setempat, yang sebagian besar tumbuh dan besar di desa ini, mengaku masih mengingat kejayaan masa lalu. Salah satu warga menceritakan pengalamannya menjelajahi sumur minyak terbesar di desa, menemukan pipa-pipa berkarat dan peralatan tak terpakai—seperti berada di kota yang telah ditinggalkan.

Berdasarkan informasi dari warga senior, Pertamina menghentikan pengelolaan karena dianggap tidak lagi ekonomis. Namun, mereka meyakini masih ada cadangan minyak yang bisa dioptimalkan jika ada kemauan dan dukungan modal.

Sefto menegaskan, pihaknya akan mendorong adanya kajian ulang dan membuka peluang kerja sama bagi pihak swasta maupun pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali sumur-sumur tersebut.

“Ini bukan hanya soal minyak, tapi soal sejarah, identitas, dan masa depan ekonomi desa. Kita harus pikirkan bagaimana aset berharga ini tidak hanya menjadi kenangan,” tambahnya.

Warga berharap, upaya ini kelak dapat mengembalikan kejayaan Desa Tanjung Menang sebagai penghasil minyak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Lainnya

FWS Ancam Bawa Dugaan Fitnah Wartawan di Lebak ke Ranah Hukum

22 Januari 2026 - 08:53 WIB

Fws Ancam Bawa Dugaan Fitnah Wartawan Di Lebak Ke Ranah Hukum

Sorotan Anggaran Seragam DPR PBD, Anggota DPD RI Minta Dibuka ke Publik

19 Januari 2026 - 17:52 WIB

Sorotan Anggaran Seragam Dpr Pbd, Anggota Dpd Ri Minta Dibuka Ke Publik

Anak Didik Dikeluarkan, Orang Tua dan Sekolah Saling Buka Kronologi

17 Januari 2026 - 08:51 WIB

Anak Didik Dikeluarkan, Orang Tua Dan Sekolah Saling Buka Kronologi
Trending di Daerah