Menu

Mode Gelap
Hampir 2 Meter Kabel Sinyal Hilang, Operasional KA Kembali Normal Usai Diperbaiki Ekosistem Belum Siap, Relawan Logis 08 Minta Danantara Tunda Investasi Ayam Rp20 Triliun Jerry Massie Soroti Ancaman Spionase China terhadap Amerika Serikat Firman Soebagyo Apresiasi Kebangkitan Program P2KB SOKSI Marak Kecelakaan Kerja SPPG, Komite Pemantau MBG Desak BGN dan Kemenaker Diaudit Usai Sita Kontainer di Semarang, CBA: KPK Wajib Periksa Dirjen Bea Cukai

Daerah

Kok Bisa …! Dikepung Banjir dan Longsor: 11 Titik di Kota Sukabumi Lumpuh


					Banjir di kota Sukabumi . Perbesar

Banjir di kota Sukabumi .

Teropongostana.com – Kota Sukabumi dikepung bencana pada Jumat (5/12/2025). Hujan deras sejak siang hingga malam memicu banjir dan longsor di 11 titik, menenggelamkan rumah, merusak bangunan, dan memaksa warga mengambil keputusan cepat demi keselamatan.

Di Gang H. Kholil, Kelurahan Selabatu, Cikole, 11 rumah terendam banjir limpasan dengan ketinggian air yang tak pernah terjadi sebelumnya. Genangan yang biasanya remeh berubah menjadi arus deras yang masuk dari depan dan belakang rumah. Nirma, salah satu warga terdampak, tak menyangka air naik secepat itu.

“Sering banjir, tapi nggak segini. Sekarang sepaha,” katanya. Ia dan keluarganya bertahan di lantai dua, berharap air segera turun.

Situasi serupa dialami Nde Surahman. Banjir kali ini lebih dalam dari biasanya, mencapai betis dewasa. Ia memilih mengevakuasi keluarganya yang lansia ke tempat lebih aman. “Ini baru sekarang segini,” ujarnya.

BPBD Kota Sukabumi menyebut bencana ini dipicu cuaca ekstrem, angin kencang, penyumbatan sampah, dan buruknya drainase. Semua faktor itu berpadu dan menghasilkan dampak yang lebih brutal dari tahun-tahun sebelumnya.
Tim gabungan sudah turun menangani wilayah terdampak. Tidak ada korban jiwa atau pengungsian massal, namun kerugian material masih dihitung. Kebutuhan mendesak saat ini adalah terpal bagi rumah warga yang atapnya ambruk.

Air berangsur surut, tetapi pekerjaan belum selesai. Pendataan kerugian dan penanganan pasca-bencana masih berjalan, karena setiap kali hujan deras turun, kota ini seolah kembali diuji tanpa jeda.

Kota Sukabumi memang tidak tenggelam, tapi peringatan alamnya jelas: masalah ini bukan sekadar soal cuaca.

Baca Lainnya

Hampir 2 Meter Kabel Sinyal Hilang, Operasional KA Kembali Normal Usai Diperbaiki

17 Mei 2026 - 19:20 WIB

Hampir 2 Meter Kabel Sinyal Hilang, Operasional Ka Kembali Normal Usai Diperbaiki

KITA Banten Seret Dugaan Korupsi Dana KDMP Pandeglang ke Kejagung

17 Mei 2026 - 14:13 WIB

Kita Banten Seret Dugaan Korupsi Dana Kdmp Pandeglang Ke Kejagung

Dipimpin Presiden Secara Virtual, Polresta Tangerang Tambah Garda Depan Ketahanan Pangan Lewat SPPG

16 Mei 2026 - 22:42 WIB

Dipimpin Presiden Secara Virtual, Polresta Tangerang Tambah Garda Depan Ketahanan Pangan Lewat Sppg
Trending di Daerah