Menu

Mode Gelap
KITA Banten: Kejari Pandeglang Harus Seret Direksi PT GSK Terkait Skandal KDMP Waspada Haji Ilegal, Anggota DPR: Visa Non-Haji Pasti Tertahan Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional dan Langgar Putusan MK BPA Fair 2026: Lewat CFD, BPA Kenalkan Transformasi Lelang Aset Negara Pesantren Bukan Tempat Aman Pelaku Kejahatan, Kang Maman: Cabut Izin Jika Langgar Aturan BNN Tegas Larang Vape, Ombudsman Jakarta Raya : Ini Jalan Selamatkan Generasi

Headline

HUT Pikiran Rakyat ke-60, Anton Suratto: Maju Berkembang Tanpa Henti


					Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Suratto, Jumat (27/3/2026) Perbesar

Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Suratto, Jumat (27/3/2026)

Teropongistana.com JAKARTA – Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sapaan yang penuh kehangatan dan berkah menjadi pembuka pesan dari Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Suratto. Saat ia menyampaikan ucapan selamat yang tulus dalam momen bersejarah ulang tahun ke-60 harian umum Pikiran Rakyat.

Bagi legislator yang telah lama menyaksikan dinamika perjalanan bangsa, 6 dekade bukan hanya angka yang mencatat usia, melainkan cerita panjang tentang dedikasi yang tak pernah pudar untuk berdampingan dengan rakyat.

“6 dekade bukanlah pejalanan yang singkat. Setiap halaman yang diterbitkan, setiap berita yang disampaikan, setiap cerita yang diangkat semuanya adalah bukti cinta terhadap tanah air dan perhatian mendalam kepada kehidupan masyarakat,” ucap Anton dengan nada yang penuh emosi, Jumat (27/3/2026)

Ia mengungkapkan rasa terima kasih yang dalam, seolah ingin menyampaikan apresiasi kepada setiap individu yang pernah berkontribusi dalam menjaga nyawa media ini. Dari wartawan yang berani mendatangi lokasi peristiwa hingga redaktur yang memastikan setiap kata memiliki makna yang menjangkau pelosok hingga pembaca yang selalu mempercayai setiap informasi yang disampaikan.

“Terima kasih atas dedikasi dan konsentrasi yang tak pernah surut, dalam menyuarakan informasi yang terpercaya, mencerdaskan dan menjadi bagian penting dari setiap babak perjalanan masyarakat khususnya di Jawa Barat, tempat di mana akar media ini tumbuh kuat dan menjalin hubungan erat dengan setiap lapisan kehidupan,” jelasnya, menyebutkan wilayah yang selalu dekat dengan hati Pikiran Rakyat.

Anton bercerita, bahwa di masa-masa sulit maupun gemilang, Pikiran Rakyat selalu ada sebagai teman setia yang membawa kabar harapan, menyuarakan aspirasi yang terdiam, dan menjadi jembatan antara pemerintah dengan rakyat. Banyak keluarga di Jawa Barat yang sejak dulu hingga kini menjadikan harian ini sebagai bagian dari rutinitas pagi mereka membaca berita sambil menikmati secangkir teh hangat, membahas isu-isu bersama keluarga, dan menemukan inspirasi untuk menghadapi hari.

“Di usia yang ke-60 ini, semoga media Pikiran Rakyat semakin jaya, bukan hanya dalam jumlah pembaca, tetapi dalam kedalaman kontribusi yang diberikan kepada bangsa,” harapnya dengan penuh harapan.

Dia mengingatkan bahwa di era digital yang penuh dengan kebisingan informasi, keberadaan media yang tidak hanya kredibel tetapi juga inspiratif adalah anugerah yang tak ternilai harganya.

“Teruslah menjadi sumber informasi yang kredibel yang dapat dipercaya, inspiratif yang mampu menggerakkan hati dan pikiran, dan selalu hadir untuk rakyat, tanpa memandang latar belakang atau wilayah tempat mereka tinggal. Sukses selalu dan maju berkembang tanpa henti,” tutup Anton, sambil mengirimkan salam hormat yang dalam dan doa terbaik yang penuh kebaikan untuk seluruh keluarga besar Pikiran Rakyat.

Pesan ini bukan hanya sekadar ucapan selamat, melainkan bentuk penghargaan yang tulus terhadap sebuah institusi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan membangun bangsa membuktikan bahwa media yang benar-benar untuk rakyat akan selalu memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Baca Lainnya

Waspada Haji Ilegal, Anggota DPR: Visa Non-Haji Pasti Tertahan

11 Mei 2026 - 18:56 WIB

Jakarta – Penerapan Sistem Pengelompokan Jamaah Model Syarikah Dalam Penyelenggaraan Haji Tahun 2025 Memicu Kebingungan Di Kalangan Jamaah. Anggota Komisi Viii Dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (Pkb) Maman Imanul Haq Meminta Menteri Agama Segera Melakukan Evaluasi Agar Tidak Menganggu Kenyamanan Ibadah Jamaah Haji Indonesia. “Penerapan Sistem Syarikah Yang Terkesan Mendadak Ini Telah Mengacaukan Pengelompokan Kloter Yang Sebelumnya Sudah Terencana Dengan Baik Dari Tanah Air. Akibatnya, Banyak Jemaah Suami Istri Yang Terpisah, Serta Jemaah Lanjut Usia Yang Terpisah Dari Pendamping Yang Sangat Mereka Butuhkan. Kami Meminta Menteri Agama Segera Melakukan Evaluasi&Quot; Ujar Kiai Maman Imanulhaq, Selasa (13/5/2025). Pria Yang Akrab Disapa Kiai Maman Ini Mengungkapkan Sebelumnya, Jemaah Haji Indonesia Hanya Dilayani Oleh Satu Syarikah, Yaitu Mashariq. Namun, Pada Tahun Ini, Terdapat Delapan Syarikah Yang Bertugas Melayani Jemaah Haji Indonesia. Syarikah Sendiri Merupakan Perusahaan Arab Saudi Yang Memiliki Kewenangan Dalam Mengatur Pelaksanaan Ibadah Haji Di Indonesia. &Quot;Mengapa Harus Delapan Syarikah Yang Dilibatkan, Dan Apa Dasar Pertimbangannya? Seharusnya Kementerian Agama Telah Melakukan Identifikasi Masalah Dan Langkah-Langkah Mitigasi Sebelum Menerapkan Kebijakan Ini. Apakah Kekacauan Yang Terjadi Saat Ini Sudah Diketahui Dan Diantisipasi Oleh Kemenag?&Quot; Tanya Kiai Maman. Lebih Lanjut, Kiai Maman Mengusulkan Agar Jika Kemenag Tetap Menggunakan Delapan Syarikah, Pembagian Tanggung Jawab Hendaknya Didasarkan Pada Wilayah Di Indonesia. Misalnya, Syarikah A Bertanggung Jawab Atas Jemaah Dari Wilayah Tertentu Di Jawa Barat, Syarikah B Untuk Kota Tertentu Di Jawa Timur, Dan Seterusnya. “Jangan Seperti Kondisi Saat Ini Di Mana Lebih Dari Satu Syarikah Menangani Jemaah Dari Satu Daerah. Hal Ini Membingungkan Jemaah Dan Juga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Dan Umrah (Kbihu). Bayangkan Saja, Ada Jemaah Yang Belum Siap Berangkat Namun Tiba-Tiba Harus Berangkat Keesokan Harinya, Atau Sebaliknya, Jemaah Yang Seharusnya Berangkat Beberapa Pekan Lagi Di Kloter Lain, Mendadak Harus Segera Berangkat. Sistem Seperti Apa Ini Jika Hasilnya Justru Menimbulkan Kekacauan?&Quot; Tegasnya. Komisi Viii Dpr Ri, Kata Kiai Maman Mendesak Kementerian Agama Untuk Segera Melakukan Negosiasi Dengan Pihak Berwenang Di Arab Saudi Guna Mencari Solusi Atas Permasalahan Ini. Menurutnya Indonesia Saat Ini Membutuhkan Negosiator Yang Handal Dan Mampu Menyampaikan Keluhan Serta Mencari Solusi Konstruktif Atas Kekacauan Dalam Pelaksanaan Ibadah Haji 2024 Ini. &Quot;Kami Memberikan Kesempatan Kepada Kemenag Dan Dirjen Penyelenggara Haji Dan Umrah Untuk Bertindak Cepat Menangani Masalah Ini. Kami Tidak Dapat Menerima Jika Penggunaan Delapan Syarikah Ini Justru Menyengsarakan Jemaah Haji Indonesia,&Quot; Imbuh Kiai Maman.

Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional dan Langgar Putusan MK

11 Mei 2026 - 18:24 WIB

Permenaker Alih Daya Dinilai Inkonstitusional Dan Langgar Putusan Mk

BPA Fair 2026: Lewat CFD, BPA Kenalkan Transformasi Lelang Aset Negara

11 Mei 2026 - 18:11 WIB

Bpa Fair 2026: Lewat Cfd, Bpa Kenalkan Transformasi Lelang Aset Negara
Trending di Hukum