Menu

Mode Gelap
Tuding Ada Pembiaran TPA, LKPLN: DLH Kabupaten Tangerang Harus Bertanggung Jawab Secara Pidana Hadapi Tantangan Era Digital, Fatayat NU Banten Minta Kader Perkuat Edukasi Anak Komisi IV DPR: Jadikan Hari Kelautan Momentum Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Laut Hasil Sewa Aset Desa Kemiri Menguap, MataHukum: Kejari Karawang Layak Dievaluasi SMSI dan ADPEDNAS Teken Perjanjian Kerja Sama, 3.181 Media Siber Kawal Program Desa Manfaatkan Syarat Mitra, Pejabat BGN Ditetapkan Tersangka dan Dijerat Pasal Korupsi

Hukum

Setahun Lebih Macet Bayar, Perusahaan Istri Agus Gumiwang Diajukan PKPU


					Foto Muhammad Marzuki permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Asiana Senopat. Perbesar

Foto Muhammad Marzuki permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Asiana Senopat.

Teropongistana.com Jakarta — Muhammad Marzuki mengajukan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap PT Asiana Senopati, perusahaan milik Loemongga HS, istri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Permohonan tersebut telah didaftarkan di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (12/8/2025) dengan nomor perkara 237/Pdt.Sus-PKPU/2025/PN Niaga Jkt.Pst.

Permasalahan bermula dari transaksi jual beli tanah milik Marzuki di kawasan Senopati–SCBD yang digunakan untuk pembangunan apartemen Two Senopati. Pembayaran yang dijanjikan tidak dilunasi. Selain itu, Marzuki juga telah membayar sejumlah unit apartemen dari Loemongga (melalui salah satu perusahaannya) yang rencananya dibangun di lahan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Namun, lahan tersebut telah dijual ke pihak lain tanpa sepengetahuannya, Jakarta Hotel Ambara 14 Agustus 2025.

Sengketa ini sebelumnya sudah diputus melalui Putusan Perdamaian No. 880/PN Jaksel pada April 2024. Dalam kesepakatan tersebut, PT Asiana Senopati memiliki kewajiban membayar total Rp76,96 miliar secara cicilan selama 36 bulan. Namun, perusahaan hanya membayar Rp2,5 miliar pada dua bulan pertama. Sisanya, sebesar Rp74,46 miliar, belum dibayarkan hingga lebih dari satu tahun setelah jatuh tempo.

“Meski sudah dilakukan dialog, PT Asiana Senopati tetap menghindar dari kewajiban. Kami sudah meminta bantuan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tetapi tidak diindahkan. PKPU ini adalah langkah terakhir untuk melindungi hak klien kami,” ujar kuasa hukum Marzuki.

Loemongga HS tercatat sebagai Direktur Utama PT Asiana Senopati. Saat ini, pihak Marzuki menunggu penetapan jadwal sidang pertama untuk memulai proses PKPU.

Baca Lainnya

Manfaatkan Syarat Mitra, Pejabat BGN Ditetapkan Tersangka dan Dijerat Pasal Korupsi

4 Juli 2026 - 09:01 WIB

Manfaatkan Syarat Mitra, Pejabat Bgn Ditetapkan Tersangka Dan Dijerat Pasal Korupsi

KPK Dinilai Tebang Pilih Kasus Blueray Cargo, CBA Ancam Lapor ke Dewas

3 Juli 2026 - 22:21 WIB

Kpk Dinilai Tebang Pilih Kasus Blueray Cargo, Cba Ancam Lapor Ke Dewas

Pengadaan 106 Ribu Gembok Rp92,5 Miliar Disorot, DPR Minta Dokumen Dibuka ke Publik

3 Juli 2026 - 21:37 WIB

Pengadaan 106 Ribu Gembok Rp92,5 Miliar Disorot, Dpr Minta Dokumen Dibuka Ke Publik
Trending di Hukum