Menu

Mode Gelap
Diduga Bikin Video Provokatif, Seorang Pria Diamankan Polsek Mauk Hampir 2 Meter Kabel Sinyal Hilang, Operasional KA Kembali Normal Usai Diperbaiki Ekosistem Belum Siap, Relawan Logis 08 Minta Danantara Tunda Investasi Ayam Rp20 Triliun Jerry Massie Soroti Ancaman Spionase China terhadap Amerika Serikat Firman Soebagyo Apresiasi Kebangkitan Program P2KB SOKSI Marak Kecelakaan Kerja SPPG, Komite Pemantau MBG Desak BGN dan Kemenaker Diaudit

Internasional

Keren….!! Rumah Tempe Azaki Bogor Sukses Tembus Pasar Ekspor Ke Korea Selatan


					Keren….!! Rumah Tempe Azaki Bogor Sukses Tembus Pasar Ekspor Ke Korea Selatan Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Setelah sukses melakukan ekspor ke negara Jepang secara kontinyu yang dimulai dari bulan Juni 2021 lalu, kali ini Rumah Tempe Azaki Bogor atau dikenal juga dengan nama PT Azaki Food Internasional binaan Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) kembali melepas ekspor perdana Tempe Azaki ke Negeri Ginseng, Korea Selatan sebanyak 7,6 ton tempe,”Jakarta, 04 Juli 2022.

Acara seremonial pelepasan ekspor tempe tersebut di laksanakan di Komplek Pergudangan Bosco Penjaringan, Jakarta Utara dan dihadiri oleh Plt. Kepala Kantor Bea Cukai Bogor, Bapak Ade beserta jajaran.

“Ini suatu kebanggaan kita dan satu apresiasai yang kita berikan kepada teman-teman Azaki bahwa Azaki telah menjadi salah satu pemasok sumbangsih tersalurkannya tenaga kerja, sesuai program pak Jokowi bagaimana kita membangkitkan UMKM. Dan saat ini Azaki sudah memberanikan diri melakukan ekspor perdana atas nama sendiri yaitu Azaki, ini adalah salah satu promosi yang baik” terang Ade.

Baca juga : Buktikan Komitmen Di Sektor Pertanian, Ayep Zaki Gelar Panen Perdana Jagung Hibrida

Tempe Ayep Azaki Ekspor.

“Kami akan memberikan perhatian secara penuh kepada pelaku UMKM yang memang punya niatan besar melakukan ekspor sendiri. Semoga Pt Azaki Food Internasional mendapatkan order yang sangat memuaskan dan berkembang pesat” jelas Ade

Sementara, Ketua Umum FKDB yang juga pemilik PT Azaki Food Internasional, Cucup Ruhiyat menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor kali ini tidak lepas dari kesungguhan kami selama ini menyajikan produk tempe berkualitas ke pasar Jepang yg pada akhirnya didengar oleh salah satu importir dari Korea Selatan. Pasar untuk tempe di Korea Selatan ini pun cukup menjanjikan karena tempe sudah banyak dikenal oleh masyarakat disana sehingga potensi untuk keberlanjutan ekspor Tempe Azaki ke Korea Selatan ini cukup besar.

“Selama setahun sejak bulan Juni tahun 2021 sampai dengan Juni tahun ini, total kita telah ekspor Tempe Azaki ke Jepang mencapai 129 ton, dimana terhitung bulan Agustus nanti jumlah permintaan akan meningkat menjadi dua kali lipat setiap bulannya. Dengan terus meningkatnya order dari Jepang, kemudian sekarang ke Korea Selatan, kita telah memberdayakan warga sekitar sebanyak 50 orang untuk bekerja di perusahaan kita dan dipastikan akan terus bertambah lagi. Kami bersyukur, keberadaan PT Azaki Food Internasional bisa membantu perekonomian masyarakat sekitar dan bisa membanggakan produk dari Indonesia” kata Cucup

Selanjutnya, Cucup menyampaikan banyak terima kasih kepada Bea Cukai karena telah merealisasikan pelepasan ekspor ini

“Kita juga berterima kasih kepada Bea Cukai Bogor karena telah ikut membantu kelancaran proses daripada ekspor perdana dengan merk “Tempe Azaki” ini”. tutup Cucup

Baca Lainnya

Minta Damai Ditolak Trump, Iran Terdesak Ekonomi Hancur dan Industri Lumpuh

30 April 2026 - 18:12 WIB

Minta Damai Ditolak Trump, Iran Terdesak Ekonomi Hancur Dan Industri Lumpuh

Reorientasi Strategi Ekonomi di Selat Malaka

27 April 2026 - 18:20 WIB

Paradoks Jalur Urat Nadi Dunia Selat Malaka Merupakan Urat Nadi Perdagangan Global Yang Memikul Beban 25% Distribusi Komoditas Dunia, Namun Bagi Indonesia Posisi Strategis Ini Menghadirkan Paradoks Antara Kedaulatan Wilayah Dan Kemanfaatan Ekonomi. Sebagai Pemilik Garis Pantai Terpanjang, Indonesia Justru Terjebak Dalam Peran &Quot;Penjaga Gerbang&Quot; Yang Memikul Tanggung Jawab Besar Atas Keamanan Jalur Dari Ancaman Pirasi Serta Risiko Kerusakan Ekologis Akibat Limbah Kapal. Sayangnya, Beban Operasional Yang Menjadi Cost Center Bagi Apbn Ini Tidak Berbanding Lurus Dengan Keuntungan Finansial, Karena Status Selat Sebagai Jalur Pelayaran Internasional Membatasi Otoritas Negara Untuk Memungut Retribusi Langsung, Sementara Nilai Tambah Ekonomi Justru Tersedot Ke Pelabuhan Negara Tetangga Yang Memiliki Ekosistem Layanan Lebih Mapan.

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Tokyo

12 April 2026 - 22:56 WIB

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto Ke Tokyo Awal April Ini Bukan Sekedar Kunjungan Kehormatan Diplomasi Biasa Atau Sekedar Seremoni “Kulon Newun” Pemimpin Baru. Ini Bukan Merupakan Hal Yang Baru Dalam Kemitraan Ini, Indonesia-Japan Maritime Forum (Ijmf) Yang Di Luncurkan Sejak 2016 Menjadi Wadah Rutin Bagi Kedua Negara Dalam Membahas Isyu Sensitive Dan Strategis
Trending di Internasional