Menu

Mode Gelap
Sidang Perkara Rangkong Julang Emas di PN Jakarta Timur Disorot, Saksi Kunci Belum Dihadirkan GMPK DKI: Tahan Harga BBM Langkah Tepat, Tapi Perlu Perhatikan Fiskal Negara Rapat Kreditor Perdana PT Dua Kuda Indonesia, Kuasa Hukum Perjuangkan Hak Pekerja Penguatan Nilai Kebangsaan di Bojong, Ahmad Fauzi Ajak Masyarakat Jaga Harmoni Bupati Lebak Berjiwa Kesatria Mengakui Kehilafannya, PKB Komitmen Kawal Kepemimpinan Hasbi Pengamat Pertahanan Ucapkan Selamat Kepada Universitas Budi Luhur

Megapolitan

Ketua DPD RI Ingatkan Validasi Data Agar Bansos Ramadhan Tepat Sasaran


					Ketua DPD RI Ingatkan Validasi Data Agar Bansos Ramadhan Tepat Sasaran Perbesar

Teropongistana.com, BANDUNG – Pemerintah berupaya melakukan pengendalian harga pangan di bulan Ramadhan hingga Lebaran dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan pentingnya validasi data terutama Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) supaya distribusi bansos tepat sasaran.

“Momen Ramadhan berbagai harga produk mengalami lonjakan. Termasuk komoditi pangan mengalami fluktuasi harga. Sebenarnya dalam hal ini pemerintah gagal dalam mengendalikan harga yang dampaknya memberatkan masyarakat, terutama kelompok rentan. Dengan adanya bansos, kita apresiasi sebagai satu langkah menjaga stabilitas harga pangan,” tutur LaNyalla di sela kunjungan kerja di Bandung, Rabu (5/4/2023).

Baca juga : Ketua DPD RI Menolak Larangan Buka Bersama Selama Ramadhan, Ini Alasannya :

Pemberian bansos kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan membantu kesulitan masyarakat pada Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Yang kemudian perlu dipikirkan, menurut LaNyalla adalah data yang valid agar pendistribusian bansos bisa tepat sasaran. Karena persoalan DTKS ini selalu bermasalah sejak awal. Mulai dari NIK ganda, orang yang sudah meninggal maupun pindah masih tercantum, hingga ketidaksamaan data antara Dukcapil Kabupaten/Kota dengan Dukcapil Kemendagri.

“Makanya data terpadu ini sebaiknya sudah valid dan benar-benar update. Sehingga program berjalan baik tanpa muncul konflik dan bisa tepat sasaran,” ucap dia.

Selain validasi, ditambahkan LaNyalla, dibutuhkan kontrol, monitoring dan pendampingan sehingga semua berjalan optimal.

“Inilah pentingnya peran dan sinergi pihak terkait. Seperti misalnya antara Bulog, Dinas Sosial dan Pemerintah Daerah hingga tingkat pemerintah desa dan lainnya,” tegasnya.

Ini juga Ketua DPD RI Desak Usut Tuntas Dana Yang Diduga Mengalir Ke Parpol

Di sisi lain, LaNyalla mengkhawatirkan fluktuasi harga bisa terjadi hingga pasca lebaran. Sebab ketidakstabilan harga akan berdampak domino pada sektor lain, seperti sektor transportasi dan perdagangan.

“Makanya saya mewanti-wanti pemerintah benar-benar melakukan pengendalian harga agar tidak terus menerus mengalami inflasi,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui Pemerintah menyiapkan enam bansos yang akan
cair di bulan Ramadhan hingga Idul Fitri yakni bansos pangan, PKH, BPNT, bantuan miskin ekstrem, bansos BPJS Kesehatan, serta bansos BKKBN.(Deni)

Baca Lainnya

HUT Pikiran Rakyat ke-60, Anton Suratto: Maju Berkembang Tanpa Henti

27 Maret 2026 - 03:36 WIB

Hut Pikiran Rakyat Ke-60, Anton Suratto: Maju Berkembang Tanpa Henti

Kasus Penyiraman Andrie Yunus: Pergantian Kepala BAIS Bukan Sekadar Administrasi

26 Maret 2026 - 19:00 WIB

Kasus Penyiraman Andrie Yunus: Pergantian Kepala Bais Bukan Sekadar Administrasi

Langkah Cepat TNI Jadi Sorotan Positif, Kinerja Polri Kembali Diperdebatkan

23 Maret 2026 - 16:58 WIB

Langkah Cepat Tni Jadi Sorotan Positif, Kinerja Polri Kembali Diperdebatkan
Trending di Nasional