Menu

Mode Gelap
Polda Kepri dan BGN Ungkap Penipuan Titik SPPG: Program MBG Gratis, Tidak Ada Transaksi Jual Beli Hanya 1 Tahun 4 Bulan!” Rieke Murka, Vonis Bos Terra Drone Dinilai Lecehkan 22 Nyawa Korban Permen PKP 5/2025 Dinilai Pihakkan Kelas Menengah, Buruh UMP Malah Gigit Jari Polsek Sorong Barat Tangkap IMK, Terlibat Curanmor, Begal dan Pengeroyokan di Kota Sorong Modus Gunakan Izin Resmi untuk Bauksit Ilegal, Kejagung Ungkap Kebocoran Negara Proyek Tanggul Rp138,6 M Disorot, CBA Curigai Pengaturan Tender dan Potensi Korupsi

Megapolitan

Abdi Rakyat Tuntut Walikota Jaksel Batalkan Relokasi serta Ganti Rugi


					Keterangan foto : Relawan Abdi Rakyat, Selasa (28/10/2025) Perbesar

Keterangan foto : Relawan Abdi Rakyat, Selasa (28/10/2025)

Teropongistana.com JAKARTA – Relawan Abdi Rakyat menyatakan kekecewaan dan penyesalan mendalam atas tindakan penggusuran kios Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang diperintahkan oleh Walikota Jakarta Selatan, Bapak Anwar. Tindakan ini dinilai serampangan dan merugikan pedagang, terutama mereka yang lokasinya tidak termasuk dalam target awal.

Walikota Jak-sel Anwar diketahui telah menggusur kios-kios PKL di Jalan Barito 2 (Js) 25, Js 26, dan Js 30. Penggusuran ini telah direncanakan untuk pembangunan Taman Bendera Pusaka (Taman ASEAN). Rencana relokasi bagi para pedagang dari lokasi ini adalah ke Lenteng Agung, sebuah lokasi yang dinilai cukup jauh dan berbeda kecamatan dari lokasi dagang mereka saat ini.

Penggusuran Tak Terduga di Js 96

Namun, dalam pelaksanaannya, Walikota Anwar secara tak terduga juga memerintahkan penggusuran di lokasi yang berbeda dan relatif jauh dari target awal, yakni kios Js 96 yang berasa di jalan Gandaria Tengah 3 , Pedagang di lokasi Js 96 sangat berkeberatan karena penggusuran ini dilakukan tanpa pemberitahuan atau persiapan.

Sekretaris Jenderal Abdi Rakyat, Bapak Ajie, mengecam keras tindakan ini. “Pak Walikota Anwar begitu serampangan dalam bekerja,” ujar Ajie. “Warga kios Js 96 sangat keberatan karena memang tidak ada persiapan apa-apa, tiba-tiba digusur juga.”

Tuntutan Pembatalan Relokasi dan Ganti Rugi

Bapak Ajie mendesak Walikota Jaksel Anwar untuk membatalkan rencana relokasi yang merugikan para pedagang, terutama karena jarak perpindahan yang terlalu jauh. Selain itu, Abdi Rakyat menuntut agar Walikota mengganti kerugian yang dialami para pedagang.

“Mereka sudah belanja untuk dagang hari itu, lalu bangunan rusak juga,” tambah Ajie,

Selain itu, Abdi Rakyat juga menyoroti kerugian materil yang langsung dialami pedagang. Ia menekankan bahwa seorang walikota seharusnya memiliki solusi yang konstruktif, bukan hanya bertindak.

“dikit-dikit gusur dan relokasi, mana jauh pula pindahnya,” tegas Aji.

Abdi Rakyat berharap Walikota Jakarta Selatan dapat meninjau kembali kebijakannya, berempati terhadap nasib para pedagang kecil, dan mencari solusi yang lebih adil serta berkelanjutan tanpa harus mengorbankan mata pencaharian warga.

Baca Lainnya

Kisah Pilu Rose Lenny: Dari Tidur di Jalanan Hingga Adukan Dugaan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM

8 April 2026 - 22:51 WIB

Kisah Pilu Rose Lenny: Dari Tidur Di Jalanan Hingga Adukan Dugaan Pelanggaran Ham Ke Komnas Ham

Kebijakan Tahan Harga BBM Jadi Bukti Ketahanan Energi Indonesia Kuat

6 April 2026 - 21:07 WIB

Kebijakan Tahan Harga Bbm Jadi Bukti Ketahanan Energi Indonesia Kuat

Nasir Djamil: Kasus Pengeroyokan di Polda Metro Jaya Jangan Ditutupi

3 April 2026 - 00:36 WIB

Gerak 08 Soroti Mandeknya Penanganan Laporan Suhari: Hukum Harus Beri Keadilan!
Trending di Megapolitan