Menu

Mode Gelap
Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama KPK Dinilai Tak Lagi Relevan, IndexPolitica Dorong Penguatan Kejaksaan Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa

Nasional

Difriadi Dorong Mahasiswa Aktif Dalam Sistem Demokrasi Pancasila


					Keterangan foto : Anggota DPR RI Komisi II Difriadi melaksanakan kegiatan penyerapan Aspirasi Masyarakat di kota Banjarmasin, Sabtu (14/10/2023) Perbesar

Keterangan foto : Anggota DPR RI Komisi II Difriadi melaksanakan kegiatan penyerapan Aspirasi Masyarakat di kota Banjarmasin, Sabtu (14/10/2023)

Teropongistana.com Banjarmasin – Anggota DPR RI Komisi II Difriadi melaksanakan kegiatan penyerapan Aspirasi Masyarakat di kota Banjarmasin. Acara tersebut di gelar bersama dengan para Mahasiswa se Kota Banjarmasin dengan tema Sistem Demokrasi Pancasila, Rabu (11/10/2023).

Kegiatan ini melibatkan para mahasiswa sebagai peserta, untuk mendapatkan gambaran dan harapan seperti apa mengenai demokrasi Pancasila dalam benak para mahasiswa saat ini.

“Untuk memastikan sistem demokrasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka mahasiswa sebagai generasi penerus harus ikut andil dalam system tersebut.” Ujar Difriadi.

Legislator asal daerah Pemilhan Provinsi Kalimantan Selatan II juga mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam pelaksanaan pemilihan umum tahun 2024.

“Menjelang perhelatan pemilihan umum, baik pemilihan wakil rakyat maupun presiden, mahasiswa jangan golput”,tegas Difriadi.

Difriadi meminta agar Mahasiswa bisa memastikan wakil rakyat yang terpilih nanti benar-benar dapat menyuarakan kepentingan rakyat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan melihat rekam jejak para calon legislative yang akan mewakili wilayah kalian.

“Dengan demikian maka sistem demokrasi Pancasila dapat dikatakan berjalan,”Ujar Difriadi.

Dalam Kesempatan tersebut, Dr.H.Nuril Khasiin,Lc,MA sebagai narasumber menjelaskan bahwa dalam sebuah demokrasi, pikiran dari semua orang tidak dapat dibatasi.

“Mahasiswa harus dapat berfikir kritis untuk dapat memberikan pengaruh besar bagi Indonesia, Mahasiswa jangan hanya mau dijadikan obyek saja, tapi berpikir dan berperilaku sebagai subjek sehingga menjadi bagian dari system demokrasi,” ujarnya. (Dayat)

Baca Lainnya

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

16 April 2026 - 22:08 WIB

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI

16 April 2026 - 19:22 WIB

Naikkan Daya Saing, Cima Upayakan Kesejahteraan Pelaut Ri

Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari

16 April 2026 - 19:08 WIB

Ombudsman Tegaskan Pembatasan Bbm Subsidi Harus Pertimbangkan Mayoritas
Trending di Hukum