Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Desak Negara Perkuat Perlindungan Perempuan pada Momentum IWD 2026 Kejati Jateng Diminta Panggil Perhutani KPH Purwodadi Terkait Pengelolaan Hutan Dugaan Kapolda Sulbar “Main Mata” dengan Astra Agro, BADKO HMI Ancam Aksi Besar-Besaran Dari Humas Pimpin BNP Jabar, Brigjen Sulistyo Pudjo Bawa Harapan Lawan Narkoba Excavator Diduga Rusak Rumah Warga Disita, Polisi Lanjutkan Kasus Astra Agro Soroti Tambang Bermasalah di Maluku Utara, HANTAM-MALUT Minta Audiensi dengan Komisi XII DPR

Nasional

GERAK 08 Apresiasi Pertamina Hulu Energi Tingkatkan Produksi


					Anjungan lepas pantai X-ray Pertamina Jatibarang. Perbesar

Anjungan lepas pantai X-ray Pertamina Jatibarang.

Teropongistana.com Jakarta – Dalam beberapa peristiwa penting seperti dalam pidato pelantikan maupun dalam Sidang Kabinet Paripurna perdana, Presiden Prabowo Subianto bertekad mewujudkan swasembada energi dalam lima tahun ke depan sesuai dengan 8 program Asta Cita.

Mengingat beberapa realita yang ada, seperti impor minyak dan gas bumi (migas) yang masih tinggi, badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor migas Indonesia per September 2024 naik dibandingkan periode yang sama pada 2023 US$22,43 miliar setara Rp.349,78 triliun selama Januari hingga September 2023, Jakarta 4 Januari 2024.

Impor migas RI 2024 mencapai US$26,74 miliar setara Rp.416,89 triliun (asumsi kurs Rp15.589 per dolar AS), ‘pekerjaan rumah’ Pemerintah cukup berat.

Untuk itu, Revitriyoso Husodo, Ketua Umum organ relawan GERAK 08 yang juga eks pekerja migas di anjungan lepas pantai X-ray Pertamina Jatibarang mengapresiasi upaya PT. Pertamina Hulu Energi (PHE) untuk meningkatkan target produksi minyak naik menjadi 595.000 barel per hari (bopd) pada 2025 sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor minyak untuk konsumsi dalam negeri.

” Revi mendukung upaya Direktur Utama PHE, Chalid Salim bahwa target produksi minyak tahun 2025 tumbuh 6%. Subholding Upstream Pertamina secara intensif telah melakukan kegiatan bor pengembangan, work over (WO) dan well intervention well services (WIWS).

Hingga akhir Desember 2024 jumlah pengeboran pengembangan yang berhasil diselesaikan 814 sumur, meningkat dibandingkan realisasi 2023 sebanyak 801 sumur.

Selain produksi dan lifting migas, PHE menargetkan pemboran sumur pengembangan sebanyak 835 sumur pada 2025 sebagai upaya pengembangan. Untuk walkover, usulan target 2025 adalah 1,025 sumur. Kemudian pekerjaan well intervention dan well service, usulan di 2025 adalah 35.008 pekerjaan.

Lebih lanjut Revi dan jaringan para pelaku usaha mikro, Kecil dan menengah mengingatkan bahwa kebutuhan energi berbasis fosil memang masih dibutuhkan Pemerintah selain dengan upaya pengembangan energi terbarukan dalam menjalankan program Hilirisasi di segala bidang untuk kebutuhan transportasi, alat produksi hingga bahan baku industri terkait seperti industri pupuk nasional dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Lainnya

Mahasiswa Desak Negara Perkuat Perlindungan Perempuan pada Momentum IWD 2026

9 Maret 2026 - 05:33 WIB

Mahasiswa Desak Negara Perkuat Perlindungan Perempuan Pada Momentum Iwd 2026

Dugaan Kapolda Sulbar “Main Mata” dengan Astra Agro, BADKO HMI Ancam Aksi Besar-Besaran

8 Maret 2026 - 13:44 WIB

Dugaan Kapolda Sulbar “Main Mata” Dengan Astra Agro, Badko Hmi Ancam Aksi Besar-Besaran

Dari Humas Pimpin BNP Jabar, Brigjen Sulistyo Pudjo Bawa Harapan Lawan Narkoba

8 Maret 2026 - 07:04 WIB

Dari Humas Pimpin Bnp Jabar, Brigjen Sulistyo Pudjo Bawa Harapan Lawan Narkoba
Trending di Nasional