Menu

Mode Gelap
Arif Rahman: Saatnya Negara Hadir Lindungi Pekerja Rumah Tangga Lewat UU PPRT Top 3 Menteri Kabinet Prabowo: Sektor Ekonomi dan Infrastruktur Diapresiasi Sehari Menjelang Putusan Perkara Gugatan CMNP VS Hary Tanoe dan MNC KPK Siaga Bau Amis Puluhan Jutaan Dollar Anggaran Podcast YouTube DPRD Banten Rp2,3 Miliar Jadi Sorotan, KPK Diminta Turun Tangan Ariel dan Niken: Menyanyikan Kisah Dewasa Dilan dan Ancika Tinjau Pelabuhan Patimban, Kajati Jabar Apresiasi Progres Pembangunan Sesuai Target

Nasional

Kader PKB Umar Hasibuan Kritik Tajam Menteri ESDM Bahlil Soal Impor BBM dari Singapura


					Keterangan Foto : Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus pegiat media sosial, Umar Hasibuan Al Chelsea. Perbesar

Keterangan Foto : Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus pegiat media sosial, Umar Hasibuan Al Chelsea.

Teropongistana.com Jakarta — Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus pegiat media sosial, Umar Hasibuan Al Chelsea, melontarkan kritik pedas terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Kritikan tersebut dilontarkan merespons pernyataan Bahlil yang mengaku bingung dengan kebijakan impor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura, negara yang tidak memiliki sumber minyak sendiri.

“Jadi kerja elu apa sebagai menteri dek Bahlil?” tulis Umar melalui akun media sosial X (sebelumnya Twitter) @UmarHasibuan_, Senin (12/5).

Pernyataan Bahlil sebelumnya disampaikan dalam forum diskusi ‘Arah Kebijakan Geostrategi dan Geopolitik Indonesia’ yang diselenggarakan oleh DPP Partai Golkar di Jakarta pada Kamis (8/5). Dalam kesempatan itu, Bahlil mempertanyakan logika di balik impor BBM dari Singapura.

“Sebanyak 54 persen impor BBM itu dari Singapura. Negara yang enggak punya minyak, tapi kita beli dari sana,” ujar Bahlil dalam forum tersebut.

Pernyataan tersebut memicu perdebatan di ruang publik, karena dinilai menunjukkan kurangnya pemahaman atas mekanisme perdagangan energi internasional, serta minimnya koordinasi lintas sektor dalam perumusan kebijakan energi nasional. Banyak pihak menyayangkan sikap seorang pejabat tinggi yang mempertanyakan hal yang berada dalam lingkup tanggung jawab kementeriannya sendiri.

Umar Hasibuan menilai, pernyataan tersebut memperlihatkan ketidaksiapan Bahlil dalam memimpin kementerian yang mengurusi energi dan sumber daya mineral, serta dapat merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah dalam pengelolaan sektor strategis nasional.

Baca Lainnya

Arif Rahman: Saatnya Negara Hadir Lindungi Pekerja Rumah Tangga Lewat UU PPRT

21 April 2026 - 17:54 WIB

Arif Rahman: Saatnya Negara Hadir Lindungi Pekerja Rumah Tangga Lewat Uu Pprt

Top 3 Menteri Kabinet Prabowo: Sektor Ekonomi dan Infrastruktur Diapresiasi

21 April 2026 - 17:50 WIB

Top 3 Menteri Kabinet Prabowo: Sektor Ekonomi Dan Infrastruktur Diapresiasi

Sehari Menjelang Putusan Perkara Gugatan CMNP VS Hary Tanoe dan MNC KPK Siaga Bau Amis Puluhan Jutaan Dollar

21 April 2026 - 16:40 WIB

Sehari Menjelang Putusan Perkara Gugatan Cmnp Vs Hary Tanoe Dan Mnc Kpk Siaga Bau Amis Puluhan Jutaan Dollar
Trending di Hukum