Teropongistana.com Pandeglang – Semangat pengabdian TNI Angkatan Darat untuk hadir dan meringankan beban rakyat kembali dibuktikan secara nyata. Mengusung semangat “Negara Hadir Mengatasi Kesulitan Rakyat Pandeglang”, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, melakukan kunjungan kerja langsung ke wilayah Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Selasa (12/05/2026). Kedatangan Pangdam bukan sekadar inspeksi, melainkan wujud nyata komitmen mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.
Berangkat menggunakan Helikopter Bell-412HP dengan nomor registrasi HA-5145, rombongan Pangdam mendarat di Kampung Rancecet, Desa Rancapinang, sejak pukul 08.30 WIB. Kedatangannya disambut meriah oleh jajaran Korem 064/Maulana Yusuf, Kodim 0601/Pandeglang, unsur Forkopimda, serta ratusan warga yang sudah menunggu antusias menyambut kedatangan pimpinan TNI AD tersebut. Turut mendampingi dalam rombongan, Asops Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf Tuwadi, Aster Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf Muhammad Iqbal Lubis, Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, serta Bupati Pandeglang Hj. Raden Dewi Setiani.
Begitu tiba di lokasi, Pangdam langsung bergerak meninjau proyek strategis pembangunan jalan penghubung antardesa sepanjang sekitar 18 kilometer. Jalan ini menjadi akses kehidupan yang sangat vital bagi warga wilayah selatan Pandeglang, yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana transportasi dan akses yang sulit. Melalui program karya bakti skala besar, TNI berupaya memutus keterisolasian wilayah tersebut.
Mayjen TNI Kosasih menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan ini adalah bukti kepedulian TNI yang nyata. Ia berharap, dengan terhubungnya akses jalan tersebut, roda ekonomi warga akan berputar lebih cepat, hasil pertanian bisa tersalurkan dengan lancar, serta akses pendidikan dan kesehatan menjadi jauh lebih mudah dijangkau.
“Alhamdulillah hari ini saya melihat langsung progres pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 18 kilometer ini. Harapan kami sederhana: semoga jalan ini menjadi jalan kemajuan bagi masyarakat Cimanggu dan seluruh wilayah Pandeglang. Agar perekonomian tumbuh, anak-anak mudah ke sekolah, dan kesehatan terjamin,” ujar Pangdam.
Di tengah sambutan hangat warga, momen haru dan keakraban semakin terasa saat Pangdam mengungkapkan akar asal-usulnya. Mayjen Kosasih menegaskan, kunjungan ini bukan hanya sebagai pimpinan militer, melainkan sebagai anak kampung yang pulang membangun daerah.
“Saya ini asli orang Cimanuk, tepatnya dari Kampung Rocek, Desa Kadukacang. Artinya, kita ini semua saudara. Ada ikatan darah dan tanah kelahiran di sini. Karena itu, saya merasa punya tanggung jawab besar untuk ikut serta membangun kampung halaman tercinta ini,” ungkapnya dengan nada penuh kebanggaan dan kehangatan.
Selain meninjau pembangunan fisik, Pangdam juga menyambangi Posko Karya Bakti Kodim 0601/Pandeglang. Di sana, ia secara simbolis menyerahkan bantuan sosial dan meninjau langsung pelayanan kesehatan gratis yang diselenggarakan bagi warga sekitar. Bantuan dan pelayanan ini disambut gembira masyarakat, yang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TNI yang turun langsung ke akar rumput.
Rangkaian kunjungan kerja tidak berhenti di situ. Pangdam III/Siliwangi kemudian bergerak menuju Markas Yon TP 842/Badak Sakti. Di sana, kedatangannya disambut dengan upacara penerimaan kehormatan lengkap dengan jajar kehormatan, pengalungan selendang, hingga atraksi bela diri memukau yang ditampilkan para prajurit, menunjukkan kesiapan dan semangat juang pasukan.
Dalam arahannya di hadapan seluruh prajurit, Mayjen Kosasih menekankan pesan mendasar: TNI lahir dari rakyat, untuk rakyat. Ia mengingatkan agar setiap prajurit selalu menjaga disiplin, loyalitas, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Prajurit harus selalu hadir menjadi solusi atas kesulitan rakyat. Jadilah sosok yang rendah hati, ikhlas dalam mengabdi, dan jangan pernah menyakiti rakyat. Ingat, kita ada di sini untuk melindungi dan membantu, bukan sebaliknya,” tegasnya.
Pangdam juga membagikan kisah perjalanan hidupnya yang sederhana sebelum menjadi prajurit, memotivasi seluruh anggota untuk selalu bersyukur, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan tugas. Sebagai penutup arahan yang penuh makna, ia menitipkan pesan moral yang menjadi jiwa korps: “Jadilah Prajurit yang Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Siliwangi.”
Kegiatan ditutup dengan simbol kepedulian lingkungan, yakni penanaman pohon di lingkungan satuan Yon TP 842/Badak Sakti. Kunjungan kerja yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan ini resmi berakhir pukul 10.25 WIB. Kehadiran Pangdam tidak hanya memotivasi moril prajurit, tetapi semakin mempererat ikatan batin antara TNI dan masyarakat Pandeglang dalam membangun daerah menuju kesejahteraan bersama.









