Menu

Mode Gelap
Sinergi Polri, TNI, dan Pemda Jadi Kunci Menjaga Kamtibmas di Papua Barat Daya Berhasil Bujuk DPO Menyerahkan Diri, Dua Perwira Polres Tambrauw Terima Penghargaan Gubernur Elisa Kambu: Polri dan Pemda Harus Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Soroti Kasus Haji dan Jejak BTS, MataHukum Desak KPK Jangan Tebang Pilih ke Dito Ariotedjo Bupati: Data Sensus Ekonomi Jadi Fondasi Kebijakan Ekonomi Daerah Lewat SIBI, Siswa Lebak Bisa Akses Buku Berkualitas Secara Gratis dan Digital

News

Kalah Dipraperadilan, Kejagung Ancam Copot Kejari Kuansing


					Kalah Dipraperadilan, Kejagung Ancam Copot Kejari Kuansing Perbesar

TEROPONGISTANA.COM JAKARTA -Jaksa Agung Burhanuddin ancam akan mencopot Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Hadiman setelah Kejari Kuansing kalah dalam sidang praperadilan.

Jaksa Agung menegaskan pencopotan tersebut akan dilakukan jika dalam evaluasi dan eksaminasi didapati Kajari Kuansing tidak profesional dalam menangani kasus korupsi di daerah sehingga kalah praperadilan.

“Saya mendukung sepenuhnya tindakan Kajari Kuansing sepanjang telah sesuai dengan aturan dan prosedur yang ada. Namun sebaliknya segera saya copot dan evaluasi jabatannya jika terbukti ada prosedur yang dilanggar,”ucap Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Selasa (2/11) malam.

Jaksa Agung yang sedang melakukan kunjungan kerja di Kejaksaan Tinggi Bali mengatakan untuk evaluasi dan eksaminasi akan dilakukan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

“Saya sudah perintahkan JAM Pidsus,” kata Jaksa Agung yang saat memberi pengarahan kepada jajaran Kejati Bali juga sempat menyinggung kalau profesionalitas seorang jaksa diuji dalam menangani perkara.”tuturnya.

“Untuk itu perlu saya tekankan kepada kepala satuan kerja dalam setiap menangani perkara agar fokus terhadap faktor-faktor keberhasilan, dan peraturan terkait sebelum menerbitkan surat perintah,”tambahhya.

Baca juga 

Selain itu dia meminta untuk memperhatikan potensi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan dari bidang Intelijen sebelum mengambil keputusan. “Sehingga tidak terjadi kegaduhan dalam menangani perkara. Terlebih gesekan dengan instansi lain.”

“Bangun dan jalin harmonisasi hubungan antar aparat penegak hukum secara profesional agar mampu memberikan pelayanan optimal kepada para pencari keadilan,” ujarnya.

Baca juga

Dia mengakui salah satu agenda utama dirinya selaku Jaksa Agung adalah memperbaiki marwah Kejaksaan, dimana diantaranya adalah faktor integritas dan profesionalitas.

“Pengangkatan saudara sebagai kepala satuan kerja adalah perpanjangan tangan saya untuk mewujudkan hal tersebut. Untuk itu saudara harus bertindak profesional dalam bertugas dan tansparan kepada masyarakat demi menjaga marwah institusi,” ucap mantan JAM Datun ini.

Baca Lainnya

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama

30 Juni 2026 - 01:01 WIB

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 Di Babak Pertama

KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Kohati Bogor Luncurkan Program Toko Hati Untuk Kemandirian Ekonomi Kader

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang
Trending di News