Menu

Mode Gelap
Lewat SIBI, Siswa Lebak Bisa Akses Buku Berkualitas Secara Gratis dan Digital Wakapolda Papua Barat Daya Pimpin Korps Raport, 87 Personel Naik Pangkat Brigjen Pol Semmy Ronny Thabaa Naik Pangkat dan Dipromosikan Jadi Widyaiswara Sespim Lemdiklat Polri Lansia 83 Tahun Diduga Dikriminalisasi Hanya Karena Mempertahankan Masjid Wakaf Sebut Dana Hibah KNPI Bogor Cacat Hukum, Fitrah Ade: Ini Uang Rakyat, Bukan Bancakan Elite! Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama

News

WOW, Developer Komplek Mutiara Garuda Resmi Laporkan Pengelola Bazar ke Polisi


					Keterangan Foto : Bazar di Tangerang, Jumat (31/3/2023) Perbesar

Keterangan Foto : Bazar di Tangerang, Jumat (31/3/2023)

Teropongistana.com TANGERANG – PT Indoglobal Adypratama developer Komplek Mutiara Garuda Desa Kampung Melayu Timur Kecamatan Teluknaga resmi melaporkan pengelola Bazar Musiman Ramadhan ke Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (31/3/2023).

Sedikitnya ada 3 orang yang menjadi terlapor atas dugaan tindak pidana memasuki pekarangan tanpa izin Pasal 167 KUHP dan penyerobotan tanah 385 KUHP. Dengan bukti laporan nomor: LP/B/371/III/2023/SPKT/Polres Metro Tangerang Kota/Polda Metro Jaya.

Kuasa Hukum PT Indoglobal Adypratama Halim Darmawan menegaskan ketiga orang pengelola Bazar Musiman Ramadhan berinisial AA, JL dan UJ tidak koperatif terhadap kliennya dan melanggar aturan yang berlaku.

Baca juga : Sektor Pajak Hotel Dan Restoran di Kabupaten Tangerang Mengalami Pertumbuhan

 

“Kami sebelum membuat laporan resmi ke Polres Metro Tangerang Kota, sudah melakukan upaya hukum mensomasi dua kali ke pengelola bazar musiman ramadhan. Akan tetapi mereka tidak koperatif dan diduga kuat banyak melanggar aturan,” ujar Halim Darmawan kepada wartawan, Jumat (31/3/2023).

Halim katakan dengan adanya bazar di badan jalan utama Komplek Mutiara Garuda dan banyak tenda-tenda yang dikelola terlapor menempati atau menyerobot lahan milik developer tanpa izin.

“Jelas pengelola bazar itu sangat mengkangkangi aturan, banyak menimbulkan kerugian untuk developer, pedagang yang resmi berjualan pada tempatnya dan warga bermukim di Komplek Mutiara Garuda serta pengendara yang melintas,” tegasnya.

Disisi lain, Halim berharap ada tindak tegas dari pemerintah dan kepolisian setempat karena diduga kuat bazar tersebut tidak memiliki izin resmi.

“Dari awal berdiri nya juga sampai sekarang tidak memiliki dokumen izin resmi dari pemerintah dan kepolisian setempat. Oleh karenanya, kami berharap untuk segera dilakukan penertiban aktivitas bazar tersebut,” kata Halim.

Direktur PT Indoglobal Adypratama Jhony Edward mengatakan dengan melaporkan secara resmi pengelola bazar ke kepolisian, artinya pihaknya saat ini juga tengah memperjuangkan hak dan keadilan terhadap pedagang resmi, warga penghuni dan pengedara.

“Karena ini sudah masuk ranah hukum, saya mewakili developer menyarahkan sepenuhnya perkara ini kepada kuasa hukum. Berharap pihak kepolisian dengan cepat memproses,” ujar Jhony.

Seperti diketahui, pengelola Bazar Musiman Ramadhan yang diduga kuat tidak memiliki izin pada awal Bulan Ramadhan sudah mendirikan 150 tenda kerucut disepanjang jalan utama Komplek Mutiara Garuda dan di lahan milik developer.

Akibat aktivitas ilegal tersebut, tengah membuat kemacetan panjang dan banyak menimbulkan kerugian terhadap developer Komplek Mutiara Garuda, pedagang resmi serta warga penghuni.

Sampai berita ini tayang, redaksi masih berupaya mengkonfirmasi pengelola bazar dan pihak terkait lainnya.

Baca Lainnya

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama

30 Juni 2026 - 01:01 WIB

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 Di Babak Pertama

KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Kohati Bogor Luncurkan Program Toko Hati Untuk Kemandirian Ekonomi Kader

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang
Trending di News