Menu

Mode Gelap
Disebut dalam Persidangan Kasus Blueray, MataHukum Minta Aldison Diperiksa Lindungi Generasi Muda dari Narkotika, Pemprov dan DPRD DKI Perkuat P4GN dengan Dukungan APBD dan BTT Tak Dilengkapi Plang Proyek, Pembangunan Rabat Beton di Wantisari Jadi Sorotan Bukan Pengusiran, Budiman Sudjatmiko Ungkap Fakta Di Forum Semarang Koalisi Cinta Jakarta Apresiasi Pembukaan 2.843 Lowongan Kerja BaraNusa Apresiasi Sikap Humanis Polda Metro Jaya dalam Mengawal Aksi Mahasiswa di Bundaran HI

News

Isu Munaslub Kembali Berembus, Bahlil dan Sarmuji Dinilai Ugal-ugalan


					Foto Sekjen Golkar Muhamad Sarmuji Media Center Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/5). Perbesar

Foto Sekjen Golkar Muhamad Sarmuji Media Center Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/5).

Teropongistana.com Jakarta  – Isu mengenai Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) kembali berembus kencang di internal Partai Golkar. Namun, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji dengan tegas membantah adanya wacana tersebut, 29 Mei 2025.

“Kalau di internal Golkar, tidak ada isu Munaslub. Itu sama sekali tidak ada,” ujar Sarmuji usai peresmian Media Center Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/5).

Meskipun demikian, sejumlah suara dari kalangan kader muda Partai Golkar menyampaikan hal berbeda. Salah satu kader muda berinisial X menyebut bahwa isu Munaslub justru menguat akibat ketidakpuasan terhadap kepemimpinan elit DPP saat ini, terutama Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan Sekjen Sarmuji.

“Kami menilai banyak ketidakadilan yang terjadi. Aspirasi kader-kader di bawah sering kali diabaikan bahkan ‘diamputasi’ oleh DPP,” ujar X.

Ia juga menyoroti bahwa Golkar yang dikenal sebagai partai terbuka kini berubah drastis. “Golkar seperti menjadi milik kelompok tertentu, dalam hal ini Bahlil dan grupnya. Kader-kader di daerah sudah geram dan mendorong agar Munaslub segera digelar,” tegasnya.

Kritik juga muncul terkait pemilihan ketua DPD Partai Golkar di berbagai provinsi. Kader tersebut menyebut bahwa jika hasil pemilihan tidak sesuai dengan kehendak pimpinan pusat, maka prosesnya dihentikan atau kader yang tidak sejalan ‘dilumpuhkan’.

“Ini sungguh memprihatinkan. Partai yang seharusnya menjunjung tinggi demokrasi internal kini dikendalikan oleh segelintir orang,” katanya lagi.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan langsung dari Ketua Umum Bahlil Lahadalia terkait tudingan tersebut. Situasi internal Golkar pun diperkirakan akan terus memanas menjelang agenda strategis nasional ke depan.

Baca Lainnya

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang

Setahun Berdiri Belum Terbuka, FPHI Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​

8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Setahun Berdiri Belum Terbuka, Fphi Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​

Korupsi BGN Mencuat, Pengamat Desak Evaluasi Logika Bisnis di Program MBG

5 Juni 2026 - 10:40 WIB

Korupsi Bgn Mencuat, Pengamat Desak Evaluasi Logika Bisnis Di Program Mbg
Trending di News