Menu

Mode Gelap
Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama KPK Dinilai Tak Lagi Relevan, IndexPolitica Dorong Penguatan Kejaksaan Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa

News

Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai


					Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Mendagri Tito Karnavian mengingatkan 48 Penjabat kepala daerah tidak asal mengambil keputusan. Terutama, saat melakukan mutasi pegawai. Sebab, dalam aturan, sudah jelas bahwa Pj kepala daerah tidak bisa sembarangan melakukan mutasi pegawai.

“Tentu kita ingin dapat kabinet yang satu frekuensi dan mendukung, tapi jangan sampai kemudian mutasi timbulkan gejolak. Perlu wise, bijak,” ungkap Mendagri Tito Karnavian saat rapat koordinasi dengan Pj kepala daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (16/5).

Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai

Pj kepala daerah memiliki keterbatasan kewenangan. Hal ini diatur dalam PP Nomor 43 Tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Dalam aturan tersebut, Pj kepala daerah tidak bisa melakukan mutasi pegawai, membatalkan perizinan atau mengeluarkan izin yang bertentangan dengan yang sudah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan membuat kebijakan tentang pemekaran daerah.

“Namun pembatasan ini dapat dikecualikan, saya sudah sampaikan ke jajaran Kemendagri, kita siap-siap untuk banyak terima permintaan persetujuan 4 poin ini,” ucap Tito.

Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai

Eks Kapolri itu mengingatkan mutasi pegawai bukan sebuah keputusan sederhana. Masalah mutasi ini berpotensi memicu gejolak dalam pemerintahan.

“Saya sudah 2 tahun 8 bulan jadi Mendagri, berapa kali hadapi gejolak-gejolak itu, minta diajukan banyak sekali pergantian dan kemudian terjadi resistensi, akhirnya menimbulkan guncangan, bukan malah perbaikan malah guncangan di internal,” kata Tito.

Namun, jika mutasi jabatan menjadi suatu keharusan, Tito menyarankan agar keputusan tersebut dirundingkan terlebih dahulu.

“Strategi bertahaplah, diajukan dua, tiga, yang memang betul-betul secara rasional dan sosiometri betul-betul pahami. Jangan hanya berdasarkan subjektif pimpinan,” ungkapnya.

Baca Lainnya

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

16 April 2026 - 22:08 WIB

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI

16 April 2026 - 19:22 WIB

Naikkan Daya Saing, Cima Upayakan Kesejahteraan Pelaut Ri

Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari

16 April 2026 - 19:08 WIB

Ombudsman Tegaskan Pembatasan Bbm Subsidi Harus Pertimbangkan Mayoritas
Trending di Hukum