Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Desak Negara Perkuat Perlindungan Perempuan pada Momentum IWD 2026 Kejati Jateng Diminta Panggil Perhutani KPH Purwodadi Terkait Pengelolaan Hutan Dugaan Kapolda Sulbar “Main Mata” dengan Astra Agro, BADKO HMI Ancam Aksi Besar-Besaran Dari Humas Pimpin BNP Jabar, Brigjen Sulistyo Pudjo Bawa Harapan Lawan Narkoba Excavator Diduga Rusak Rumah Warga Disita, Polisi Lanjutkan Kasus Astra Agro Soroti Tambang Bermasalah di Maluku Utara, HANTAM-MALUT Minta Audiensi dengan Komisi XII DPR

News

Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai


					Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Mendagri Tito Karnavian mengingatkan 48 Penjabat kepala daerah tidak asal mengambil keputusan. Terutama, saat melakukan mutasi pegawai. Sebab, dalam aturan, sudah jelas bahwa Pj kepala daerah tidak bisa sembarangan melakukan mutasi pegawai.

“Tentu kita ingin dapat kabinet yang satu frekuensi dan mendukung, tapi jangan sampai kemudian mutasi timbulkan gejolak. Perlu wise, bijak,” ungkap Mendagri Tito Karnavian saat rapat koordinasi dengan Pj kepala daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (16/5).

Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai

Pj kepala daerah memiliki keterbatasan kewenangan. Hal ini diatur dalam PP Nomor 43 Tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Dalam aturan tersebut, Pj kepala daerah tidak bisa melakukan mutasi pegawai, membatalkan perizinan atau mengeluarkan izin yang bertentangan dengan yang sudah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan membuat kebijakan tentang pemekaran daerah.

“Namun pembatasan ini dapat dikecualikan, saya sudah sampaikan ke jajaran Kemendagri, kita siap-siap untuk banyak terima permintaan persetujuan 4 poin ini,” ucap Tito.

Mendagri Ingatkan Pj Kepala Daerah Jangan Asal Mutasi Pegawai

Eks Kapolri itu mengingatkan mutasi pegawai bukan sebuah keputusan sederhana. Masalah mutasi ini berpotensi memicu gejolak dalam pemerintahan.

“Saya sudah 2 tahun 8 bulan jadi Mendagri, berapa kali hadapi gejolak-gejolak itu, minta diajukan banyak sekali pergantian dan kemudian terjadi resistensi, akhirnya menimbulkan guncangan, bukan malah perbaikan malah guncangan di internal,” kata Tito.

Namun, jika mutasi jabatan menjadi suatu keharusan, Tito menyarankan agar keputusan tersebut dirundingkan terlebih dahulu.

“Strategi bertahaplah, diajukan dua, tiga, yang memang betul-betul secara rasional dan sosiometri betul-betul pahami. Jangan hanya berdasarkan subjektif pimpinan,” ungkapnya.

Baca Lainnya

Kejati Jateng Diminta Panggil Perhutani KPH Purwodadi Terkait Pengelolaan Hutan

8 Maret 2026 - 16:47 WIB

Hidupkan Umkm, Matahukum Minta Pengelolaan Mbg Dilakukan Oleh Kantin Sekolah

Dugaan Kapolda Sulbar “Main Mata” dengan Astra Agro, BADKO HMI Ancam Aksi Besar-Besaran

8 Maret 2026 - 13:44 WIB

Dugaan Kapolda Sulbar “Main Mata” Dengan Astra Agro, Badko Hmi Ancam Aksi Besar-Besaran

Dari Humas Pimpin BNP Jabar, Brigjen Sulistyo Pudjo Bawa Harapan Lawan Narkoba

8 Maret 2026 - 07:04 WIB

Dari Humas Pimpin Bnp Jabar, Brigjen Sulistyo Pudjo Bawa Harapan Lawan Narkoba
Trending di Nasional