Menu

Mode Gelap
Tiba di Sorong, Kapolda Papua Barat Daya Yulius Audie Sonny Latuheru Siap Perkuat Sinergi dan Pelayanan Masyarakat CBA Minta Dewas KPK Evaluasi 10 Klaster Kasus Bea Cukai, Soroti Konsistensi Penyidikan Kasus Bea Cukai: CBA Minta Dewan Pengawas KPK Evaluasi Penanganan Perkara, Soroti Status Hukum 20 Perusahaan Forwarder Revitriyoso Husodo: Stop Pembunuhan Karakter, Dukung Program Ekonomi Prabowo-Gibran Dugaan Aniaya Bawahan: Komisi III Minta Kapolri Evaluasi Kapolres Pasangkayu Tuding Ada Pembiaran TPA, LKPLN: DLH Kabupaten Tangerang Harus Bertanggung Jawab Secara Pidana

News

PAYAH…!Oknum Panitia PPDB di Kabupaten Tangerang Diduga Bermain


					PAYAH…!Oknum Panitia PPDB di Kabupaten Tangerang Diduga Bermain Perbesar

TeropongIstana.com Tangerang – Oknum panitia Peserta Penerimaan Didik Baru (PPDB) SMAN 11 Kabupaten Tangerang berlokasi di Kecamatan Sepatan inisial E diduga meminta uang kepada seseorang perwakilan calon wali murid.

Kelakuan yang menyimpang itu terbukti dari tangkapan layar saat sedang berinteraksi di media sosial Whatsapp. E terkesan memberikan sinyal harapan untuk dapat masuk lewat jalur ‘belakang’ asalkan menyanggupi biaya yang ditawarkan.

Dari chatingan tersebut, E meminta dibayarkan melalui M-Banking atau transfer karena banyak mata-mata jika penyerahannya dibayar tunai.

“Katanya mau transfer, transfer aja gampang. Diluar banyak mata-mata,” tulis E membalas pesan singkat perwakilan calon wali murid.

Baca juga : KEREN…!Himbauan Tegas Kasatlantas Polresta Tangerang

Kemudian, calon wali murid pun membalas kembali dengan bilang mempunyai uang cash.

“Adanya kes ini, Bu,” tulisnya. “Weh… bisa mbanking,” langsung ditimpali si E seraya meyakinkan.

Lanjut di balas kembali tidak bisa melalui M-Banking lantaran sedang limit saldo.

“Bukan kan sekarang masih situasi PPDB,” ujar E.

Ketika dikonfirmasi, E membenarkan itu merupakan chatingan dia dengan perwakilan wali murid. Namun, ia membantah telah menerima uang.

“Ya bang, tapi saya tidak terima duit satu persen pun,” kata E kepada PresisiNews.id, Jumat (12/8/2022).

E yang juga seorang guru ini mengelak, perwakilan calon wali murid hanya mengajak makan.
“hanya nawarin ajak makan,” klaimnya.

Sementara itu, Aktivis Pendidikan Rio Arif Wicaksono mengecam tindakan oknum panitia di SMAN 11 Kabupaten Tangerang yang diduga kuat melanggar aturan.

Dikatakan, oknum E itu sudah membuka pintu tindakan menyimpang hanya demi mendapatkan keuntungan dibalik jeritan masyarakat setempat yang tidak bisa bersekolah disana.

“Oknum pantia yang pasti guru di SMAN 11 Kabupaten Tangerang Sepatan itu sudah berperilaku menyimpang dari aturan main PPDB. Kasian masyarakat setempat yg ekonomi nya tidak mampu, pasti tidak bisa masuk kalau tolak ukurannya materi,” kata Rio saat dimintai keterangan, Jumat (12/8/2022).

Pria yang berprofesi advokat ini pun mendesak instansi terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas dugaan menyimpang PPDB di SMAN 11 Kabupaten Tangerang.

“Bisa masuk tindak pidana itu bukan cuma sanksi administrasi. Dengan bukti komunikasi yang buruk oleh panitia, saya menduga kuat banyak di fasilitasi nya praktik pungutan liar di SMAN 11 Kabupaten Tangerang sana,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 yang Belum Ramah Anak

3 Juli 2026 - 22:14 WIB

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 Yang Belum Ramah Anak

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat dari Jadwal

2 Juli 2026 - 15:23 WIB

Bulog Lebak-Pandeglang Tuntaskan Banpang Lebih Cepat Dari Jadwal

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 di Babak Pertama

30 Juni 2026 - 01:01 WIB

Kejutan Sano Bungkam Brasil, Jepang Unggul 1-0 Di Babak Pertama
Trending di Headline