Menu

Mode Gelap
Pemuda Katolik Komda Bali Serukan Generasi Muda Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi Buntut Kematian Driver Ojol, Sahabat Presisi Desak Puan Maharani Mundur dari Jabatan Bentuk Peduli, Kejari Lebak dan Yayasan Uswah Hasanah Perwira Gelar Bakti Sosial Waspada..! Banyak Warga Asing Terlihat di Tengah Aksi Demo Depan Gedung DPR Senayan Ribuan Pengemudi Ojek Online Gelar Demo di Depan DPR RI, Ricuh hingga Masuk ke Gedung Dapur Sekolah Bisa Membentuk Karakter Anak Mandiri dan Budaya Antri

Politik

Menparekraf Teuku Riefky Usulkan Tambahan Anggaran Rp 2,34 Triliun untuk 2026


Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropoistana.com Jakarta — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 2,34 triliun untuk tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat 9 Juli 2026.

Usulan ini disampaikan setelah pagu indikatif yang diterima Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas hanya sebesar Rp 428,46 miliar. Menurut Riefky, anggaran tersebut hanya mencakup kebutuhan dasar seperti gaji dan operasional pegawai, tanpa alokasi untuk belanja program maupun pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif.

“Ruang fiskal yang tersedia dari pagu indikatif ini masih terbatas dan belum mencakup anggaran program-program pembangunan dan pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif,” ujar Riefky dalam rapat tersebut.

Menparekraf Teuku Riefky Usulkan Tambahan Anggaran Rp 2,34 Triliun Untuk 2026

Ia menambahkan bahwa meskipun pagu indikatif tahun 2026 lebih besar dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 279,60 miliar, kebutuhan anggaran kementerian belum sepenuhnya terpenuhi. Termasuk belum adanya alokasi anggaran untuk melaksanakan program sesuai dengan visi “Asta Cita” Presiden Prabowo Subianto.

“Anggaran ini belum mendukung program nasional dan kegiatan strategis kementerian dan badan ekonomi kreatif. Bahkan kebutuhan dasar kami pun belum sepenuhnya terpenuhi,” tambahnya.

Riefky menyampaikan bahwa usulan tambahan anggaran sebesar Rp 2,34 triliun disusun berdasarkan rekap kebutuhan dari masing-masing unit kerja di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. Rinciannya, sebesar Rp 513,84 miliar akan dialokasikan untuk program dukungan manajemen, sementara Rp 1,82 triliun dialokasikan untuk program pengembangan ekonomi kreatif.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dari bapak/ibu anggota dewan terkait usulan tambahan ini, agar program pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi kreatif yang kami rancang dapat berjalan dengan maksimal,” tutup Riefky.

Dengan tambahan anggaran ini, Kemenparekraf berharap dapat mendorong sektor ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui penguatan pelaku industri kreatif di daerah.

Baca Lainnya

Direktur Eksekutif P3S Soroti Narasi DPR dan Tunjangan Rp50 Juta

28 Agustus 2025 - 19:38 WIB

Direktur Eksekutif P3S Soroti Narasi Dpr Dan Tunjangan Rp50 Juta

Pengamat : Bahlil Bergeser ke Istana, Prabowo Diyakini Tak Mudah Di Olah-olah

28 Agustus 2025 - 14:12 WIB

Pengamat : Bahlil Bergeser Ke Istana, Prabowo Diyakini Tak Mudah Olah-Olah

Akun Facebook Deddy Corbuzier Dibanjiri Komentar Usai Wawancara Mahfud MD Soal Wacana Pembubaran DPR

28 Agustus 2025 - 04:48 WIB

Akun Facebook Deddy Corbuzier Dibanjiri Komentar Usai Wawancara Mahfud Md Soal Wacana Pembubaran Dpr
Trending di Politik