Menu

Mode Gelap
Hadapi Tantangan Era Digital, Fatayat NU Banten Minta Kader Perkuat Edukasi Anak Komisi IV DPR: Jadikan Hari Kelautan Momentum Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Laut Hasil Sewa Aset Desa Kemiri Menguap, MataHukum: Kejari Karawang Layak Dievaluasi SMSI dan ADPEDNAS Teken Perjanjian Kerja Sama, 3.181 Media Siber Kawal Program Desa Manfaatkan Syarat Mitra, Pejabat BGN Ditetapkan Tersangka dan Dijerat Pasal Korupsi KPK Dinilai Tebang Pilih Kasus Blueray Cargo, CBA Ancam Lapor ke Dewas

Politik

Pengamat : Bahlil Bergeser ke Istana, Prabowo Diyakini Tak Mudah Di Olah-olah


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Jakarta – Pengamat politik dan hukum, Egi Hendrawan, menyoroti kedatangan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bersama sejumlah pengurus DPP Partai Golkar. Menurutnya, langkah tersebut merupakan manuver politik yang bertujuan untuk mendekatkan diri dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Ketua Umum Partai Golkar saat ini sedang mencoba mengolah Presiden Prabowo demi mencari selamat. Tapi saya kira Presiden Prabowo tidak bisa begitu saja diolah oleh Bahlil. Beliau (Prabowo) tidak semudah itu percaya,” ujar Egi, Kamis (28/8).

Egi menilai, kepemimpinan Bahlil di Partai Golkar justru banyak melukai hati kader, pengurus senior, dan simpatisan. Ia menilai gaya kepemimpinan Bahlil terlalu elitis dan tidak mampu merangkul semua lapisan kader.

“Model kepemimpinan Bahlil ini gagah-gagahan saja. Siapa yang berbeda pandangan dianggap musuh politik. Banyak sesepuh dan senior Golkar justru dipensiunkan dari kepengurusan,” tambahnya.

Lebih jauh, Egi menyebut Bahlil kerap melakukan politik dua kaki dengan tetap membangun komunikasi diam-diam kepada pihak manapun yang menguntungkannya. “Golkar ini bukan hanya milik pengurus yang berada di lingkaran Bahlil, tapi milik seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Egi juga menyoroti sejumlah kebijakan dan perilaku yang dinilainya mencoreng citra partai, mulai dari polemik distribusi gas 3 kg yang memakan korban jiwa rakyat, izin tambang di Raja Ampat, hingga aksi joget pengurus Golkar di tengah kesulitan ekonomi masyarakat.

“Yang lebih parah, beredar pula foto diduga Bahlil bersama minuman beralkohol dengan harga fantastis. Ini jelas menimbulkan amarah publik,” ungkapnya.

Karena itu, ia berharap Presiden Prabowo lebih berhati-hati dalam menyikapi lobi-lobi politik yang dilakukan oleh Bahlil. “Kami berharap Presiden jangan pernah percaya dengan akal bulus semacam itu. Prabowo pasti lebih tajam mata dan telinganya sehingga tidak mudah diolah-olah oleh Bahlil,” pungkas Egi.

Baca Lainnya

Pengamat: Gibran Jadi Capres Gurem di 2029, PSI Terancam Kiamat Elektoral

29 Juni 2026 - 23:21 WIB

Desakan Fppi: Prabowo Harus Lepas Intervensi Jokowi Dan Makzulkan Gibran

Di Lampung, Jokowi Berdialog dengan Penggiat Buruh Migran soal Perlindungan PMI

28 Juni 2026 - 10:08 WIB

Di Lampung, Jokowi Berdialog Dengan Penggiat Buruh Migran Soal Perlindungan Pmi

PKB Banten Matangkan Struktur DPC, Fokus pada Keterwakilan Wilayah dan Kader Perempuan

18 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pkb Banten Matangkan Struktur Dpc, Fokus Pada Keterwakilan Wilayah Dan Kader Perempuan
Trending di Politik