Menu

Mode Gelap
KUHAP Baru Berlaku, Keadilan di Kepolisian Masih Sulit Diakses ​ Kajati Jabar: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan Ketahanan Pangan Tak Hanya Produksi, Tapi Butuh Transformasi Digital Kapolda Cup II Resmi Bergulir, Perkuat Soliditas Personel Polri di Papua Barat Daya Melalui Nobar Piala Dunia 2026, Polda Banten Bangun Kedekatan dengan Warga Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Sorong Kota Sambangi dan Santuni Purnawirawan

Politik

Akun Facebook Deddy Corbuzier Dibanjiri Komentar Usai Wawancara Mahfud MD Soal Wacana Pembubaran DPR


					Foto Mahfud MD.
Perbesar

Foto Mahfud MD.

Teropongistana.com Jakarta – Akun Facebook Deddy Corbuzier ramai dibanjiri komentar warganet setelah ia mengunggah wawancaranya dengan Mahfud MD. Dalam perbincangan tersebut, Mahfud MD menegaskan bahwa wacana membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sangat berbahaya bagi sistem ketatanegaraan, (28/8).

Menurut Mahfud, seburuk apa pun kinerja DPR saat ini, lembaga legislatif tetap menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan. Ia mencontohkan pengalaman masa lalu ketika Presiden Soekarno membubarkan DPR. Kala itu, Mahfud menilai kekuasaan menjadi sangat terpusat di tangan eksekutif sehingga keputusan hukum dibuat sepihak melalui penetapan presiden yang berlaku layaknya undang-undang.

“Kalau tidak ada DPR, kontrol sistem hilang. Sejelek-jeleknya DPR, jangan berpikir untuk membubarkannya. Situasi justru bisa lebih buruk, kekuasaan diberikan tanpa ada pengawasan,” ujar Mahfud dalam wawancara tersebut.

Ia menambahkan, solusi yang lebih tepat adalah memperbaiki kualitas DPR melalui mekanisme yang ada, termasuk pemilu maupun pergantian antarwaktu (PAW) jika anggota DPR melakukan pelanggaran.

Pernyataan Mahfud itu memicu berbagai tanggapan dari warganet di akun Deddy Corbuzier. Salah satu komentar menyebutkan, “Jangan dibubarkan, tapi gajinya kecil saja, jangan gede-gede.” Komentar serupa banyak bermunculan, menyoroti kinerja DPR sekaligus menuntut adanya reformasi dalam sistem penggajian serta fungsi pengawasan para wakil rakyat.

Baca Lainnya

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai PKB Lebak

11 Juni 2026 - 15:16 WIB

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai Pkb Lebak

Adde Rosi: Lebih dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin

10 Juni 2026 - 15:38 WIB

Adde Rosi: Lebih Dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin

E-Voting Berpotensi Efisien, Doli Ingatkan Jangan Terburu-buru

6 Juni 2026 - 00:02 WIB

E-Voting Berpotensi Efisien, Doli Ingatkan Jangan Terburu-Buru
Trending di Politik