Menu

Mode Gelap
PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara

Politik

Kader Muda Golkar DKI Kritik Ahmed Zaki Iskandar, Nilai Bukan Putra Asli Jakarta


					Foto Ahmed Zaki Iskandar. Perbesar

Foto Ahmed Zaki Iskandar.

Teropongistana.com Jakarta – Seorang kader muda Partai Golkar DKI Jakarta, yang enggan disebutkan namanya, melontarkan kritik tajam terhadap Ahmed Zaki Iskandar yang saat ini disebut-sebut sebagai kandidat kuat Ketua DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, Zaki yang berasal dari Tangerang dinilai bukanlah sosok yang memahami secara mendalam situasi dan dinamika politik di Jakarta. Ia mempertanyakan mengapa Partai Golkar Jakarta justru mempercayakan kepemimpinan kepada figur dari luar wilayah.

“Apakah memang kader Golkar Jakarta sudah kehabisan tokoh? Sampai-sampai harus memilih orang Tangerang yang tidak memahami kondisi akar rumput di DKI?” ujarnya kepada wartawan, Selasa (22/7).

Ia menilai bahwa kepemimpinan politik di DKI tidak cukup hanya mengandalkan kedekatan dengan kekuasaan atau modal finansial semata. Ketokohan dan kedekatan dengan masyarakat Jakarta dianggap sebagai faktor penting dalam meraih kepercayaan pemilih.

“Pemilih di DKI Jakarta tidak bisa dibeli hanya dengan uang atau sekadar kedekatan dengan elit. Harus ada figur yang memang dikenal dan berakar dari Jakarta,” tambahnya.

Lebih lanjut, kader muda tersebut juga menyinggung rekam jejak Zaki saat menjabat sebagai Bupati Tangerang. Ia menilai tidak ada capaian signifikan yang ditorehkan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Zaki di wilayah tersebut.

“Di Tangerang saja Golkar tidak mengalami kemajuan signifikan. Sekarang Zaki malah ingin mengatur Jakarta, padahal di sini dia tidak dikenal dan bukan orang asli Jakarta,” ungkapnya.

Ia pun mengusulkan agar Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mempertimbangkan untuk menunjuk pemimpin Partai Golkar DKI dari kalangan tokoh lokal yang benar-benar memahami dinamika politik Jakarta.

“Akan lebih bijak jika ketua Golkar DKI ke depan adalah orang Jakarta yang tahu betul kondisi sosial-politik di sini. Bukan orang yang hanya datang dari luar untuk sekadar menjabat,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

25 Desember 2025 - 19:03 WIB

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

Camelia Petir Tekankan Kekompakan di Puncak HUT ke-1 dan Seminar Nasional

14 Desember 2025 - 12:55 WIB

Camelia Petir Tekankan Kekompakan Di Puncak Hut Ke-1 Dan Seminar Nasional

Pengamat Ungkap Sinyal Parpol Lain Agar Nyalakan Lampu Sen

10 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dugaan Musda Golkar Dpd Hanya Seremonial, Keputusan Ada Di Ujung Telunjuk Bahlil?
Trending di Politik