Menu

Mode Gelap
Wakil Walikota Bandung Jadi Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan Kemenag Borong Dua Penghargaan KPK di Harkordia 2025 Pengamat Ungkap Sinyal Parpol Lain Agar Nyalakan Lampu Sen Unhan RI dan FSI Gelar Forum Group Discussion Bahas Strategi Indonesia Hadapi Eskalasi di Indo-Pasifik Diduga Intervensi Kasus : Ketua Baleg DPR RI Dilaporkan ke MKD Perpanjangan Konsesi Tol Cawang–Priok Dipertanyakan, KAKI Minta Penegakan Hukum

Politik

Kader Muda Golkar DKI Kritik Ahmed Zaki Iskandar, Nilai Bukan Putra Asli Jakarta


Foto Ahmed Zaki Iskandar. Perbesar

Foto Ahmed Zaki Iskandar.

Teropongistana.com Jakarta – Seorang kader muda Partai Golkar DKI Jakarta, yang enggan disebutkan namanya, melontarkan kritik tajam terhadap Ahmed Zaki Iskandar yang saat ini disebut-sebut sebagai kandidat kuat Ketua DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, Zaki yang berasal dari Tangerang dinilai bukanlah sosok yang memahami secara mendalam situasi dan dinamika politik di Jakarta. Ia mempertanyakan mengapa Partai Golkar Jakarta justru mempercayakan kepemimpinan kepada figur dari luar wilayah.

“Apakah memang kader Golkar Jakarta sudah kehabisan tokoh? Sampai-sampai harus memilih orang Tangerang yang tidak memahami kondisi akar rumput di DKI?” ujarnya kepada wartawan, Selasa (22/7).

Ia menilai bahwa kepemimpinan politik di DKI tidak cukup hanya mengandalkan kedekatan dengan kekuasaan atau modal finansial semata. Ketokohan dan kedekatan dengan masyarakat Jakarta dianggap sebagai faktor penting dalam meraih kepercayaan pemilih.

“Pemilih di DKI Jakarta tidak bisa dibeli hanya dengan uang atau sekadar kedekatan dengan elit. Harus ada figur yang memang dikenal dan berakar dari Jakarta,” tambahnya.

Lebih lanjut, kader muda tersebut juga menyinggung rekam jejak Zaki saat menjabat sebagai Bupati Tangerang. Ia menilai tidak ada capaian signifikan yang ditorehkan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Zaki di wilayah tersebut.

“Di Tangerang saja Golkar tidak mengalami kemajuan signifikan. Sekarang Zaki malah ingin mengatur Jakarta, padahal di sini dia tidak dikenal dan bukan orang asli Jakarta,” ungkapnya.

Ia pun mengusulkan agar Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mempertimbangkan untuk menunjuk pemimpin Partai Golkar DKI dari kalangan tokoh lokal yang benar-benar memahami dinamika politik Jakarta.

“Akan lebih bijak jika ketua Golkar DKI ke depan adalah orang Jakarta yang tahu betul kondisi sosial-politik di sini. Bukan orang yang hanya datang dari luar untuk sekadar menjabat,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Pengamat Ungkap Sinyal Parpol Lain Agar Nyalakan Lampu Sen

10 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dugaan Musda Golkar Dpd Hanya Seremonial, Keputusan Ada Di Ujung Telunjuk Bahlil?

MUI Dukung Seruan Muhaimin: Korban Bencana Bukti Kelalaian Struktural Pejabat Publik

6 Desember 2025 - 22:42 WIB

Majelis Ulama Indonesia

Pemerintah Kota Sukabumi dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Jalin Kerja Sama Penguatan Tata Kelola Daerah

31 Oktober 2025 - 15:40 WIB

Pemkot Sukabumi Dan Pemkab Gorontalo
Trending di Politik