Menu

Mode Gelap
PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara

Politik

Isu Munaslub Golkar Menguat, Istana Diduga Restui Pergantian Ketua Umum


					Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropongistana.com Jakarta — Wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar terus menguat. Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, sinyal dukungan dari Istana membuat proses Munaslub kian tak terbendung.

“Lebih cepat lebih baik, termasuk pencopotan dan pemakzulan Bahlil sebagai Ketua Umum Golkar,” ujar Jerry, Kamis (31/7). Ia menilai kondisi partai akan lebih stabil jika Munaslub segera digelar.

Jerry menyebut adanya indikasi politik bahwa posisi Bahlil tengah terancam. Salah satunya adalah momen saat Menteri Investasi itu disebut tidak lagi mendapat respek dari Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Salah satu tanda-tandanya, Prabowo tak lagi menjabat tangan dengan Bahlil saat hendak ke luar negeri beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Jerry menyatakan bahwa loyalitas Bahlil lebih kuat kepada Presiden Joko Widodo dibanding ke Prabowo. Ia juga menyinggung proses naiknya Bahlil ke pucuk pimpinan Golkar yang dinilainya tidak melalui mekanisme resmi.

“Bahlil naik bukan melalui Munas resmi. Harusnya Munas digelar Desember, tapi sebelum itu dia sudah ambil alih dari Airlangga Hartarto. Bahkan belum sempat duduk sebagai Ketua Harian atau pengurus pusat, hanya modal Bendahara DPD Papua,” katanya.

Menurut Jerry, restu dari para tokoh senior Golkar seperti Agung Laksono, Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, dan Akbar Tanjung akan menjadi kunci terlaksananya Munaslub dalam waktu dekat.

“Kalau tak diganti, Bahlil bisa jadi batu sandungan untuk 2029. Dia tetap loyal ke Jokowi, dan kemungkinan besar akan mendukung Gibran lewat PSI. Padahal Golkar seharusnya solid mendukung Prabowo dan kebijakannya,” tegasnya.

Jerry juga menilai kemampuan Bahlil dalam memimpin Golkar masih jauh di bawah para ketua umum sebelumnya.

“Dari 12 ketua umum Golkar sejak dulu, hanya Bahlil yang paling lemah. Banyak bikin blunder, gaduh, dan sering asal bunyi,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

25 Desember 2025 - 19:03 WIB

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

Camelia Petir Tekankan Kekompakan di Puncak HUT ke-1 dan Seminar Nasional

14 Desember 2025 - 12:55 WIB

Camelia Petir Tekankan Kekompakan Di Puncak Hut Ke-1 Dan Seminar Nasional

Pengamat Ungkap Sinyal Parpol Lain Agar Nyalakan Lampu Sen

10 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dugaan Musda Golkar Dpd Hanya Seremonial, Keputusan Ada Di Ujung Telunjuk Bahlil?
Trending di Politik