Menu

Mode Gelap
Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Pergunu Nilai KH Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan NU

Politik

Isu Munaslub Golkar Menguat, Ridwan Hisjam Siap, Idrus Marham Bantah Ada Restu Istana


					Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropongistana.com Jakarta –  Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar untuk mengganti Ketua Umum Bahlil Lahadalia mulai mencuat. Politikus senior Golkar, Ridwan Hisjam, menyatakan kesiapannya mendukung Munaslub jika salah satu dari empat syarat yang diatur dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai terpenuhi.

Keempat syarat tersebut adalah ketua umum melanggar AD/ART, melakukan tindak pidana, berhalangan tetap, atau mengundurkan diri.

Isu Munaslub Golkar Menguat, Ridwan Hisjam Siap, Idrus Marham Bantah Ada Restu Istana

“Kalau Munaslub monggo, kapan saja saya siap memberikan dukungan asal ada unsur yang dipenuhi dari empat poin tadi. Saya ditaruh ketua dewan pembina oke, ditaruh di ketum oke, tidak pun tidak masalah,” ujar Ridwan, Rabu (6/8/2025).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Golkar Idrus Marham menegaskan tidak ada campur tangan Istana terkait isu Munaslub ini. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto justru mendukung soliditas Golkar di bawah kepemimpinan Bahlil demi kelancaran pemerintahan Prabowo–Gibran.

“Di Golkar tidak pernah curiga sedikit pun kepada Pak Prabowo, apalagi beliau merestui Munaslub,” kata Idrus di Tangerang, Minggu (10/8/2025).

Idrus menambahkan, Bahlil menanggapi isu ini dengan santai dan menilai tantangan akan selalu datang seiring prestasi partai. Ia memuji Bahlil sebagai ketum muda berusia 49 tahun, berprestasi, dan berasal dari Papua mencerminkan Golkar sebagai partai modern, terbuka, dan mewakili keberagaman Indonesia.

Baca Lainnya

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

25 Desember 2025 - 19:03 WIB

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

Camelia Petir Tekankan Kekompakan di Puncak HUT ke-1 dan Seminar Nasional

14 Desember 2025 - 12:55 WIB

Camelia Petir Tekankan Kekompakan Di Puncak Hut Ke-1 Dan Seminar Nasional

Pengamat Ungkap Sinyal Parpol Lain Agar Nyalakan Lampu Sen

10 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dugaan Musda Golkar Dpd Hanya Seremonial, Keputusan Ada Di Ujung Telunjuk Bahlil?
Trending di Politik