Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Majukan Pertanian Demi Perkuat Ketahanan Pangan Gugatan PTPN IV atas 96 Warga Gurilla Pematangsiantar Ditolak Majelis Hakim Semangat Gotong Royong Warnai Jumat Bersih di Panongan, TNI dan Warga Bersatu Ciptakan Lingkungan Sehat Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Lebak dan Pandeglang Reynold Efendy Sambangi Workshop Gitar Custom Widjoyono di Kota Madiun Libatkan Ribuan Siswa dan Guru, BNN Bentuk Agen Anti Narkoba demi Indonesia Emas 2045

Politik

Golkar di Ujung Munaslub? Obrolan WA Dianggap Bikin Gerindra Khawatir Peta 2029


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Jakarta — Suasana internal Partai Golkar kembali memanas menyusul beredarnya isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di grup WhatsApp kader partai. Perdebatan memuncak setelah sejumlah kader mengaitkan isu tersebut dengan Partai Gerindra.

Seorang anggota grup menulis, “Kapan rencana Munaslub-nya bang? Apa Gerindra takut kalau nanti Golkar menang 2029?”

Pernyataan itu memicu respons dari kader lain yang menolak wacana Munaslub. “Hentikan saja isu Munaslub, nggak penting.

Sekarang fokus konsolidasi organisasi untuk menangkan Pemilu 2029. Golkar jangan lagi dibuat gaduh, nggak ada untungnya kok. Ini pengamat kok kayak lebih tahu internal Golkar. Lagian syarat Munaslub tidak memenuhi konstitusi partai,” tulisnya.

Isu Munaslub ini juga menyeret nama Bahlil Lahadalia, yang disebut-sebut sebagai pendukung Presiden Joko Widodo. Sejumlah pihak menilai kubu Bahlil mulai panik dengan berkembangnya wacana tersebut.

Baca Lainnya

Semangat Pejuang Masa Depan! Sari Yuliati Dorong Pendidikan di Cakranegara

2 Mei 2026 - 08:36 WIB

Semangat Pejuang Masa Depan! Sari Yuliati Dorong Pendidikan Di Cakranegara

KPK Dorong Aturan Baru, Doli: Langkah Progresif Demokrasi Berkualitas

30 April 2026 - 02:55 WIB

Kpk Dorong Aturan Baru, Doli: Langkah Progresif Demokrasi Berkualitas

Tiga Faktor Penentu Reshuffle: Kinerja, Pertimbangan Pribadi, dan Dukungan Politik

26 April 2026 - 21:46 WIB

Tiga Faktor Penentu Reshuffle: Kinerja, Pertimbangan Pribadi, Dan Dukungan Politik
Trending di Headline