Menu

Mode Gelap
PPBN DPC Kota Depok dan Kesbangpol, Gelar Seminar Bela Negara di SMK Raflesia Lingkaran Setan: SKCK, BPJS Kesehatan, dan Ironi Pencari Kerja Wakil Ketua DPRD Tangerang Kurban Hewan Berkualitas, Warga: Sosok Panutan Panja DPR Rampungkan RUU PA, Dorong Pemerintah Segera Terbitkan Surpres Sudah Ditetapkan Disnaker, Santunan Korban Kecelakaan MBG Tak Kunjung Dibayar Dukung Putusan MK, Dasco : Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Akan Diakomodir di RUU Pemilu

Politik

Pengamat Nilai PSI Terlalu Jumawa, Ambisi Rebut Bali hingga DKI Dinilai Konyol


					Foto Bendera PSI. Perbesar

Foto Bendera PSI.

Teropongistana.com Jakarta — Pengamat politik sekaligus Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, melontarkan kritik keras terhadap langkah politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dinilainya terlalu jumawa dalam menargetkan perebutan sejumlah wilayah strategis pada Pemilu mendatang.

Menurut Jerry, ambisi PSI untuk merebut kota-kota besar dan wilayah baru seperti Bali, DKI Jakarta, hingga Papua Tengah tidak realistis jika melihat kekuatan elektoral partai tersebut saat ini.

“PSI ini terlalu jumawa. Bali itu cuma satu dapil DPR RI, sementara di dalamnya ada delapan kabupaten/kota. Itu berat sekali. Kaesang boleh semangat, tapi secara politik ini seperti semut mau mengangkat anak gajah,” ujar Jerry dalam diskusi daring (webinar), Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menilai klaim PSI untuk menantang partai-partai besar terkesan sebagai ambisi konyol yang tidak disertai perhitungan matang. Jerry menyarankan PSI untuk lebih realistis dengan menempatkan diri sejajar dengan partai-partai menengah dan kecil lainnya.

“Kalau mau menantang partai raksasa, pikir-pikir dulu. Kecuali PSI mau bersaing dengan PKS, itu pun masih berat,” tegasnya.

Jerry juga menyoroti peluang PSI untuk lolos ambang batas parlemen 4 persen yang menurutnya sangat sulit dicapai. Ia mengungkapkan bahwa meski ada wacana dari sejumlah lembaga agar parliamentary threshold diturunkan menjadi 3 persen, usulan tersebut hampir pasti ditolak partai-partai besar.

“Bahkan ada wacana threshold dinaikkan menjadi 7 persen. Jadi peluang PSI makin kecil,” kata Jerry.

Lebih lanjut, ia menilai strategi PSI sejatinya menempatkan partai tersebut pada level yang sama dengan Perindo, Partai Buruh, Partai Ummat, dan PPP. Namun, Jerry justru mengaku lebih optimistis terhadap peluang PPP dibanding PSI.

“PSI memang suaranya nyaring, tapi elektoral itu soal angka, bukan sekadar narasi. Saya lebih optimis PPP lolos ke parlemen ketimbang PSI,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Firman Soebagyo Apresiasi Kebangkitan Program P2KB SOKSI

17 Mei 2026 - 17:41 WIB

Firman Soebagyo Apresiasi Kebangkitan Program P2Kb Soksi

Sinyal GPS Pesawat Sering Terganggu, DPR Desak Investigasi Total AirNav dan Bandara

13 Mei 2026 - 22:23 WIB

Sinyal Gps Pesawat Sering Terganggu, Dpr Desak Investigasi Total Airnav Dan Bandara

Usulan Daftar Hitam Pelaku Politik Uang, Golkar: Butuh Pembenahan Sistem Menyeluruh

13 Mei 2026 - 20:27 WIB

Pendaftaran Capres-Cawapres Dibuka, Cek Selengkapnya
Trending di Politik