Teropongistana.com Yogyakarta – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Jessy Wijaya (30) dalam prosesi wisuda Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berlangsung di Grha Sabha Pramana. Dari total 1.638 lulusan, Jessy berhasil mencatatkan dua rekor sekaligus: menjadi lulusan tercepat dan meraih IPK tertinggi pada Program Spesialis Periodonsia, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM.
Jessy mampu menyelesaikan studinya hanya dalam waktu 2 tahun 11 bulan 17 hari. Waktu ini jauh lebih singkat dibandingkan rata-rata masa studi lulusan lainnya yang mencapai 3 tahun 11 bulan. Tak hanya cepat, ia juga berhasil mempertahankan kualitas akademik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97, melampaui rata-rata IPK lulusan di program tersebut yang berada di angka 3,80.
Kunci Sukses: Cinta Ilmu dan Dasar yang Kuat
Dalam keterangannya dikutif dari http://Teropongistana.com Kamis (30/4/2026), Jessy mengungkapkan bahwa rahasia di balik keberhasilannya bukan karena target paksa, melainkan murni karena kecintaannya pada bidang Periodonsia.
“Sejujurnya saya tidak pernah menargetkan untuk lulus tercepat atau mendapatkan IPK tertinggi. Semuanya berjalan lancar karena saya memang menyukai ilmu ini, sehingga apapun yang dipelajari tidak terasa berat dan malah membuat saya ingin terus belajar,” ungkapnya.
Keberhasilan ini juga didukung oleh fondasi pendidikan yang kuat saat ia menempuh jenjang S2 Program Ilmu Kedokteran Gigi Klinis. Hal ini membuatnya saat masuk program spesialis bisa lebih fokus pada pendalaman keterampilan dan pengembangan ilmu tanpa harus kewalahan dengan teori dasar.
Dukungan dan Pengalaman Internasional
Perjalanan menempuh pendidikan dari S1 hingga spesialis di FKG UGM menjadi saksi perjalanan karirnya. Ia mengaku sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari keluarga, komitmen para dosen pembimbing, hingga suasana belajar yang sehat bersama rekan-rekan residen.
Meski sempat menghadapi kendala terkait pemenuhan kasus dan investasi alat bedah, fasilitas lengkap di kampus membantunya menguasai teknik-teknik kompleks dengan nyaman.
Jessy juga memperluas wawasannya melalui berbagai pengalaman internasional, seperti mengikuti seminar Asia Pacific Society of Periodontology di Vietnam (2024) dan lomba riset di Universiti Sains Malaysia.
“Pengalaman tersebut sangat berharga, memperluas wawasan dan koneksi saya secara global,” tambahnya.
Siap Mengabdi untuk Pasien
Kini, setelah resmi menyandang gelar dokter gigi spesialis, Jessy Wijaya bertekad untuk segera mengaplikasikan seluruh ilmu yang didapatkannya.
“Saya ingin segera mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari dengan merawat pasien-pasien saya nantinya, sambil terus berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang,” pungkasnya penuh semangat.









