Menu

Mode Gelap
Projo Banten Dukung Larangan Financial Engineering: Obat Pahit untuk Sembuhkan BUMN Norma Kabur, Gaji Hancur: Dosen Minta Negara Hadir Lewat Mahkamah Konstitusi Seminggu Usai Bertemu Jokowi, Budi Arie Kini Bersilaturahmi dengan Gibran Unggul di Texas hingga Arizona, Partai Republik Diprediksi Pepet Demokrat di Legislatif Pemkab Sorong Memiliki Tanggung Jawab Atas Kasus Dugaan Korupsi 54 Miliar PHK Massal PT CWII Sragen Jadi Potret Rapuhnya Sistem Kerja Fleksibel

Nasional

Long Dry, Dewan Syura PKB Ajak Masyarakat Salat Istisqo


					Keterangan foto; Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, KH Maman Imanulhaq, Jumat (29/09/2023) Perbesar

Keterangan foto; Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, KH Maman Imanulhaq, Jumat (29/09/2023)

Teropongistana.com KUNINGAN-Hujan tak kunjung turun, kemarau melanda berkepanjangan, sampai kekeringan terjadi disana-sini. Bukan hanya tanah pertanian yang mengering, di beberapa tempat malah sampai terjadi kebakaran lahan. Lebih parahnya, masyarakat sampai banyak yang kekurangan air bersih.

Musim kemarau diperkirakan juga masih panjang. Setidaknya dalam perkiraan BMKG, musim hujan baru akan datang pada akhir bulan Oktober ke depan. Di beberapa tempat malah mujim hujan baru datang November mendatang.

Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, KH Maman Imanulhaq mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan Salat Istisqo atau salat meminta hujan. Kata Kiai Maman, sebagai negara yang berlandaskan ketuhanan, bila negeri tengah ditimpa bencana kekeringan, patutnya warga negara memohon pertolongan dari Tuhan YMK.

“Semoga dengan shalat istisqa ini akan turun rahmat Allah SWTberupa hujan sebagai sumber kehidupan,” kata Kiai Maman kepada media di Kuningan, Jawa Barat, Jumat (22/9).

Apalagi, kata Kiai Maman yang juga merupakan Anggota Komisi VIII DPR RI ini, kemarau yang terjadi berbulan-bulan ini sudah banyak menyusahkan masyarakat, termasuk memicu kenaikan harga pangan, kebakaran hutan, krisis air, sampai polusi udara.

“Kekeringan, sulit air, gagal panen padi. Akibatnya secara ekonomi harga bahan pokok melambung, harga beras sudah merangkak naik, di beberapa wilayah bahkan di dekat ibu kota masyarakat kekurangan air bersih,” tuturnya.

Kiai Maman pun menghimbau aparat daerah dari level desa sampai kabupaten untuk dapat memfasilitasi warga masyarakat dengan mengadakan Salat Istisqo berjamaah yang dipimpin oleh ulama-ulama setempat.

Selain mengajak masyarakat untuk memohon pertolongan kepada Tuhan, Pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi, Majalengka, ini juga mendukung usaha pemerintah dalam hal ini BNPB dan BMKG untuk melakukan modifikasi cuaca.

“Dalam kondisi sekarang, saya pikir ada urgensi yang mendesak agar BNPB bersama lembaga lainnya untuk terus membuat hujan buatan tidak hanya di sekitar ibu kota, namun juga di wilayah-wilayah lainnya yang kekeringan,” kata Kiai Maman menutup. (David/Red)

Baca Lainnya

Projo Banten Dukung Larangan Financial Engineering: Obat Pahit untuk Sembuhkan BUMN

7 Mei 2026 - 23:03 WIB

Projo Banten Dukung Larangan Financial Engineering: Obat Pahit Untuk Sembuhkan Bumn

Seminggu Usai Bertemu Jokowi, Budi Arie Kini Bersilaturahmi dengan Gibran

7 Mei 2026 - 19:56 WIB

Seminggu Usai Bertemu Jokowi, Budi Arie Kini Bersilaturahmi Dengan Gibran

Unggul di Texas hingga Arizona, Partai Republik Diprediksi Pepet Demokrat di Legislatif

7 Mei 2026 - 19:30 WIB

Pakar As: Bumn Sudah Jadi “Bumg”, Kendali Di Jokowi, Orang Prabowo Tersisih
Trending di Nasional