Menu

Mode Gelap
LPM RI dan BPDP Gelar Dialog Strategis, Dorong Hilirisasi dan Ekonomi Desa 2. Ahmad Doli Kurnia: Hadapi Krisis Global, Perkuat Ekonomi Rakyat di Level Desa 3. Buka Beasiswa dan Pelatihan, BPDP Siap Cetak SDM Unggul di Sektor Sawit Pengamat Sebut Kinerja Amburadul, Harus Ada Revolusi Total di Tubuh Kemenhan Persatuan adalah Harga Mati, Mukhsin Nasir: Jangan Biarkan Perpecahan Menghambat Bangsa Komitmen Jaksa Garda Desa, Kejari Jakpus Dukung Inovasi Pengawasan Desa Audiensi FPI dan Ulama, Pemkab Lebak Diminta Bertindak Lebih Konkret Independensi di Ujung Tanduk, Fenomena Rangkap Jabatan ASN sebagai Wartawan di Raja Ampat

Daerah

Ketua Ormas FBB Minta Kasus Korupsi Pertamina Usut Tuntas


					Keterangan Foto: Ketua Umum Ormas Front Banten Bersatu (FBB) dan juga Ketua Koordinator Bolone Mase provinsi Banten, H. Moch. Soleh. Perbesar

Keterangan Foto: Ketua Umum Ormas Front Banten Bersatu (FBB) dan juga Ketua Koordinator Bolone Mase provinsi Banten, H. Moch. Soleh.

Teropongistana.com Banten – Ramainya pemberitaan tragedi atau skandal Pertamina terkait adanya oplosan bahan bakar minyak (BBM) khususnya Pertamax, di tanggapi oleh  Ketua Umum Ormas Front Banten Bersatu (FBB) dan juga Ketua Koordinator Bolone Mase provinsi Banten, H. Moch. Soleh MA, yang di jumpai di kediamannya di kawasan Karawaci, Kota Tangerang, pada Minggu (9/3/2025).

Menurut Ketua Umum Ormas FBB, ” Terkait tragedi di Pertamina, yang mana pengoplosan BBM yang di motori oleh para punggawa pemangku kekuasaan di negri ini, NKRI yang tercinta ini, dari dulu di kumandangkan bahwa subsidi jangan sampai  salah sasaran.

Subsidi jangan sampai salah penerima. Ingat bos,  berapapun harga minyak kalau untuk konglomerat  ga jadi masalah, tapi ketika aturan itu di gulirkan, dampak dari aturan itu tetap yang kena imbasnya adalah rakyat di bawah, nah terkait pengoplosan BBM ini terbalik, rakyat banyak yang memberikan Subsidi ke mereka orang besar pemangku kebijakan.

Jadi kalau masalah ini tidak di usut tuntas sampai ke akar nya dan pengusutan nya pun harus cepat dan tepat.

Kalau di lama lamain, pasti masuk angin seperti biasa nya. Ketutup kasus baru yang lama hilang entah kemana rimba nya “, ujar Bang Haji Soleh, sapaan akrabnya.

“Kami rakyat kecil sudah cape ngikutin persandiwaraan  keadaan yang ada di negeri tercinta ini. Tunjukan sekarang,  bahwa Indonesia bisa maju, bisa adil, bisa merata, walau pun tidak sama.

“Indonesia bukan punya segelintir orang saja.Tetapi Indonesia punya semua rakyat Indonesia. Sekarang hukum tidak tebang pilih lagi.

Tidak tumpul ke atas tajem ke bawah. Tetapi hukum sekarang tajam ke atas tajam juga ke bawah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka “, tutup Bang Haji Soleh.

Baca Lainnya

Audiensi FPI dan Ulama, Pemkab Lebak Diminta Bertindak Lebih Konkret

20 April 2026 - 22:04 WIB

Audiensi Fpi Dan Ulama, Pemkab Lebak Diminta Bertindak Lebih Konkret

Independensi di Ujung Tanduk, Fenomena Rangkap Jabatan ASN sebagai Wartawan di Raja Ampat

20 April 2026 - 21:50 WIB

Independensi Di Ujung Tanduk, Fenomena Rangkap Jabatan Asn Sebagai Wartawan Di Raja Ampat

Klarifikasi Warga Desa Kilga Kilwouw Terkait Pemberitaan Media Online 17 April 2026

20 April 2026 - 16:17 WIB

Klarifikasi Warga Desa Kilga Kilwouw Terkait Pemberitaan Media Online 17 April 2026
Trending di Daerah