Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe

Politik

Golkar Kembali Alami Perang Dingin Internal, Intervensi Pemilihan DPD Jadi Sorotan


					Keterangan Foto : Musyawarah Daerah XI DPD Partai Golkar Jatim di Surabaya, Sabtu (10/5/2025), diramaikan hanya oleh satu calon ketua, yakni Ali Mufti. Perbesar

Keterangan Foto : Musyawarah Daerah XI DPD Partai Golkar Jatim di Surabaya, Sabtu (10/5/2025), diramaikan hanya oleh satu calon ketua, yakni Ali Mufti.

Teropongistana.com Jakarta, 11 Mei 2025 — Partai Golkar kembali diguncang konflik internal yang mengarah pada perang dingin di tubuh partai. Kali ini, intervensi dalam pemilihan calon pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) provinsi menjadi sorotan, di mana disebut-sebut bahwa restu Ketua Umum Bahlil Lahadalia menjadi syarat utama dalam penentuan calon.

Contoh paling mencolok terjadi di Jawa Timur, dengan munculnya nama Ali Mufti yang disebut-sebut terpilih berkat kedekatannya dengan Bahlil. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa kekuasaan dijadikan alat untuk memenuhi kepentingan politik kelompok tertentu di dalam Golkar.

“Golkar hari ini bukan lagi partai terbuka untuk semua golongan. Ini sudah menjadi milik kelompok Ketua Umum,” ujar salah satu kader senior Golkar yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan bahwa perbedaan pandangan di internal partai sudah tidak diterima lagi.

Menurutnya, hampir seluruh sektor kepengurusan DPD di Indonesia kini telah mengalami kesalahan arah karena lebih mengutamakan loyalitas pribadi dibanding kapabilitas dan aspirasi kader daerah.

Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran sebagian kader terhadap arah kepemimpinan Golkar di bawah Bahlil Lahadalia, yang dinilai terlalu sentralistik dan tertutup terhadap perbedaan.

Baca Lainnya

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

25 Desember 2025 - 19:03 WIB

Pakar Politik Sebut Pilkada Tak Langsung Perlemah Demokrasi

Camelia Petir Tekankan Kekompakan di Puncak HUT ke-1 dan Seminar Nasional

14 Desember 2025 - 12:55 WIB

Camelia Petir Tekankan Kekompakan Di Puncak Hut Ke-1 Dan Seminar Nasional

Pengamat Ungkap Sinyal Parpol Lain Agar Nyalakan Lampu Sen

10 Desember 2025 - 09:06 WIB

Dugaan Musda Golkar Dpd Hanya Seremonial, Keputusan Ada Di Ujung Telunjuk Bahlil?
Trending di Politik