Menu

Mode Gelap
Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut KPK Buka Pintu Usut Dana Jumbo DPRD Kabupaten Tangerang Pengaruh Militer Meluas, Baranusa Minta Jaga Semangat Reformasi dan Supremasi Sipil Bahaya Limbah B3 Menumpuk di Jawilan, Air Sumur Warga Terancam Teracuni

Hukum

Ombudsman Dukung dan Apresiasi Polda Banten OTT BPN Lebak


					Ombudsman Dukung dan Apresiasi Polda Banten OTT BPN Lebak Perbesar

TEROPONGISTANA.COM SERANG -Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten, Dedy Irsan mendukung penuh dan mengapresiasi Polda Banten dibawah kepemimpinan Irjen Rudy Heriyanto. Kata Rudy, upaya-upaya yang dilakukan Kapolda Banten dan jajaran dalam melakukan pemberantasan Korupsi dan Pungutan liar di wilayah hukum polda Banten.

“Pengungkapan OTT yang baru saja dilakukan di Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak dan telah mengamankan 5 (lima) orang serta berdasarkan hasil gelar perkara di Polda Banten telah menetapkan 2 (dua) orang staf Kantor Pertanahan Kabupaten Lebak menjadi Tersangka.”ucap Kepala Ombudsman Banten, Dedy Irsan, Minggu (14/11).

Baca juga : Ombudsman RI, Pertamina Harus Evaluasi Penangkal Petir di Kilang Minyak

Kata Dedy, modus yang terjadi di Kabupaten Lebak dengan melakukan dugaan pungutan liar (biaya yang lebih). Hal tersebut dilakukan oleh staf Kantor Pertanahan di luar biaya resmi yang telah ditetapkan dalam pengurusan sejumlah Sertifikat Hak Milik (SHM) Milik warga di Kabupaten Lebak.

Dedy menyebut, praktik pungutan liar (koruptif) seperti itu memang sudah meresahkan masyarakat Banten.

“Langkah Kapolda Banten yang melakukan perintah untuk operasi tangkap tangan sebagai shock therapy sekaligus timbulkan efek deteren bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) atau pejabat pemerintahan yang lain sangat tepat.”tutur Dedy.

Baca juga : Kapolda Banten Intruksikan Penyidik Tindak Tegas Pungli dan Korupsi

Dikatakan Dedy, Polda Banten terus melakukan evaluasi hasilnya, apabila memang dibutuhkan maka Kapolda Banten sudah berkomitmen tidak segan segan untuk lakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) terhadap tindak pidana korupsi yang lain, sehingga diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif serta ketenangan di masyarakat dalam melakukan aktifitas ekonomi maupun aktifitas sosial serta aktifitas yang lainnya.

“Semoga yang dilakukan oleh Polda Banten dapat diikuti dan ditiru oleh Polda Polda lainnya diseluruh Indonesia.” tutup Dedy.

Baca Lainnya

Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan

1 Juni 2026 - 00:12 WIB

Baleg Dpr Ri,Komisi Viii,Arif Rahman,Dana Haji

Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

1 Juni 2026 - 00:02 WIB

Andra Soni Jelang Debat Perdana Pilgub Banten: Dari Doa Keluarga, Orang Tua Dan Ulama

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut

31 Mei 2026 - 23:54 WIB

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, Cba Minta Kejati Banten Usut
Trending di Daerah