Menu

Mode Gelap
Motor Hilang di Parkir Indomaret, Kuasa Hukum Kirim Somasi Kedua Korupsi BGN Mencuat, Pengamat Desak Evaluasi Logika Bisnis di Program MBG Buronan Penggelapan Berhasil Ditangkap, Kejagung Imbau DPO Segera Menyerah Menjaga Marwah Samudra: Di Balik Kursi IMO dan Sengkarut Tata Kelola Laut Kita Sorotan Publik Menguat, Titik Lokasi SPPG Patia–Ciawi Diduga Berpindah Tanpa Penjelasan CBA: Rupiah Berpotensi Terus Melemah Usai Juni, Perry Warjiyo Diminta Siap Mundur

Nasional

KH Maman Imanulhaq: Tragedi Panti Jompo Manado Alarm Keras Lemahnya Perlindungan Lansia


					Foto: Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH. Maman Imanulhaq, MM Perbesar

Foto: Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH. Maman Imanulhaq, MM

Teropongistana.com Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH. Maman Imanulhaq, MM, menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi kebakaran yang melanda Panti Jompo Werdha Damai, Kota Manado, yang menewaskan 16 orang lanjut usia dan melukai beberapa penghuni lainnya.

“Peristiwa ini adalah tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan. Para lansia merupakan kelompok paling rentan yang seharusnya mendapatkan perlindungan maksimal dari negara dan seluruh penyelenggara layanan sosial,” ujar Kiai Maman dalam pernyataannya di Jakarta, Senin (29/12).

Dewan Syuro DPP PKB itu menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak bahwa sistem keselamatan di fasilitas pelayanan lansia di Indonesia masih memerlukan perhatian serius.

“Komisi VIII DPR RI akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap seluruh panti jompo dan panti sosial, baik milik pemerintah maupun swasta. Standar keselamatan kebakaran, kelayakan bangunan, jalur evakuasi, serta kesiapsiagaan petugas harus dipastikan benar-benar berjalan, bukan hanya formalitas administrasi,” tegasnya.

Pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi itu pun mendukung penuh langkah aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyebab kebakaran tersebut. Menurutnya, investigasi harus dilakukan secara transparan guna memastikan apakah terdapat unsur kelalaian, pelanggaran standar keselamatan, atau lemahnya sistem pengawasan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor antara Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dinas pemadam kebakaran, serta pengelola panti untuk menyusun kebijakan perlindungan lansia yang lebih komprehensif dan implementatif.

“Kita tidak boleh membiarkan tragedi seperti ini terulang. Negara harus hadir bukan hanya saat bencana terjadi, tetapi sejak awal dengan sistem perlindungan yang kuat bagi kelompok rentan, khususnya para lansia,” pungkasnya

Baca Lainnya

Motor Hilang di Parkir Indomaret, Kuasa Hukum Kirim Somasi Kedua

5 Juni 2026 - 12:33 WIB

Motor Hilang Di Parkir Indomaret, Kuasa Hukum Kirim Somasi Kedua

Menjaga Marwah Samudra: Di Balik Kursi IMO dan Sengkarut Tata Kelola Laut Kita

5 Juni 2026 - 09:25 WIB

Menjaga Marwah Samudra: Di Balik Kursi Imo Dan Sengkarut Tata Kelola Laut Kita

CBA: Rupiah Berpotensi Terus Melemah Usai Juni, Perry Warjiyo Diminta Siap Mundur

4 Juni 2026 - 21:41 WIB

Cba: Rupiah Berpotensi Terus Melemah Usai Juni, Perry Warjiyo Diminta Siap Mundur
Trending di Nasional