Teropongistana.com LEBAK – Di bawah panji kepanduan yang berkibar tenang, sebuah perjalanan panjang kembali menemukan titik pengabdiannya. Ade Andriana, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lebak, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lebak. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan peristiwa yang merangkum kesetiaan panjang seorang kader terhadap nilai-nilai kepanduan yang telah mendarah daging dalam dirinya.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Provinsi Banten, pada Selasa (10/2/2026). Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Lebak, Amir Hamzah, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Lebak. Dalam suasana yang tertib dan penuh makna tersebut, panji Pramuka seakan menjadi saksi ikrar pengabdian yang kembali diteguhkan.
Bagi Ade Andriana, Pramuka bukanlah ruang singgah sementara. Sejak mengenakan seragam Pramuka pada masa sekolah dasar, nilai-nilai kepanduan telah membentuk cara pandangnya terhadap tanggung jawab, kepemimpinan, dan pelayanan kepada masyarakat. Nilai itu tumbuh seiring waktu, menyatu dalam perjalanan hidup dan pengabdiannya di ruang publik.
“Sejak duduk di bangku SD, Pramuka sudah menjadi bagian dari hidup saya. Dari sanalah saya belajar arti disiplin, kebersamaan, serta tanggung jawab. Nilai-nilai itu terus saya pegang hingga hari ini,” ujar Ade Andriana
Ia menegaskan bahwa amanah sebagai Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Lebak diterimanya bukan sebagai pencapaian pribadi, melainkan sebagai kelanjutan dari komitmen panjang dalam membina generasi muda.
“Bagi saya, Pramuka sudah mendarah daging. Jabatan ini bukan soal posisi, tetapi tentang tanggung jawab moral untuk memastikan nilai-nilai kepanduan tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.
Dalam pandangan Ade Andriana, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Di saat perubahan berlangsung cepat dan nilai-nilai sosial kerap tergerus, Pramuka diharapkan hadir sebagai ruang pembentukan karakter yang kokoh dan berkelanjutan.
“Pramuka harus menjadi penopang pembentukan karakter generasi muda. Kita tidak hanya membentuk individu yang cerdas, tetapi juga berintegritas, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial,” lanjutnya.
Sebagai Wakil Ketua Kwarcab, Ade Andriana berkomitmen untuk memperkuat pembinaan di tingkat gugus depan, meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan, serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat luas.
“Kolaborasi adalah kunci. Gerakan Pramuka akan berjalan kuat jika seluruh elemen bergerak bersama dengan visi yang sama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Lebak Amir Hamzah dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya soliditas kepengurusan dalam menjaga marwah dan peran Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal yang berkontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi Gerakan Pramuka Kabupaten Lebak untuk terus bergerak, beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa kebangsaan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kini, dari simpul tali yang dahulu dipelajari dengan tangan kecil hingga amanah besar yang kini diemban, perjalanan Ade Andriana menjadi gambaran tentang kesetiaan pada nilai. Kepanduan yang telah mengalir dalam nadi pengabdiannya menjadi bekal untuk menjaga api Pramuka tetap menyala, tidak hanya sebagai tradisi organisasi, tetapi sebagai nilai hidup yang terus diwariskan di bumi Lebak.








