Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe

Nasional

LUAR BIASA…!Andika Disebut Sosok Alternatif Mencegah Polarisasi dan Politik Identitas


					LUAR BIASA…!Andika Disebut Sosok Alternatif Mencegah Polarisasi dan Politik Identitas Perbesar

TEROPONGISTANA.COM Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Nasional Barisan Rakyat Andika Presiden Indonesia (Bara API) mengatakan saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin alternatif yang mampu mempersatukan bangsa. Hal tersebut ia khawatirkan polarisasi dan politik identitas kembali marak di pemilu 2024.

“Pengganti Presiden Jokowi di pemilu 2024 harus seorang tokoh yang mampu mempersatukan bangsa mengingat dampak polarisasi dan politik identitas sangat terasa akibat pilkada 2017 dan pemilu 2019,” ujar Adi dalam keterangan persnya, Senin, 11 Juli 2022.

Menurutnya, sosok tersebut tidak lain adalah tokoh militer yang saat ini masih menjabat sebagai Panglima TNI, yaitu Jenderal Muhammad Andika Perkasa.

Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa) ini menilai sosok Andika merupakan tokoh alternatif yang sudah pasti tidak memunculkan polarisasi dan politik identitas. Pasalnya, Andika selama ini tidak pernah terjebak pada isu tersebut terlebih ia hanya berfokus pada tugasnya dalam memimpin TNI.

Baca juga : EING ENG…!Andika Masuk Bursa Capres NasDem, Begini Sikap Bara API

Selain itu, Andika juga merupakan sosok yang humanis serta bersih dari kasus hukum apapun.

“Bahkan, beliau sendiri dikenal tegas terhadap berbagai kasus yang dapat mencoreng wajah TNI. Sehingga menurut kita beliau lah yang dibutuhkan bangsa dan negara ini ke depan,” kata Adi.

Adi mengungkapkan analisisnya jika Andika tidak maju kemudian di pilpres 2024 yang bertarung adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan Gubernur Jawa Tengah, yaitu Ganjar Pranowo. Jika kedua tokoh tersebut yang didukung oleh Partai politik dan bertarung. Maka bisa dipastikan polarisasi dan politik identitas akan terus marak dan Indonesia bisa terancam terbelah.

Anies sendiri masih kuat didukung oleh kelompok Islam garis keras dan kelompok yang anti terhadap pemerintahan Jokowi. Sementara, hampir 97% pendukung Jokowi menyatakan mendukung Ganjar sebagai alasan bahwa Ganjar merupakan orang yang tepat untuk menggantikan Jokowi di pemilu 2024.

Sebab itu, kata Adi, demi menekan dan mencegah hal tersebut dibutuhkan sosok alternatif untuk menetralisir suasana.

“Sebab, dalam membangun negara dan bangsa dibutuhkan konsentrasi penuh dan itu harus didukung seluruh rakyat Indonesia. Indonesia harus menjadi negara besar yang dapat bersaing di tengah panasnya situasi global. Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang dapat menjaga stabilitas politik dan ekonomi,” tandasnya. (Red)

Baca Lainnya

Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

11 Januari 2026 - 10:13 WIB

Matahukum : Data Di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah Kpk Terkait Kasus Tambang

PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Mandek, Kompas-R Ultimatum Kementerian Pu Soal Proyek Rp9,6 Miliar
Trending di Nasional