Menu

Mode Gelap
Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut KPK Buka Pintu Usut Dana Jumbo DPRD Kabupaten Tangerang Pengaruh Militer Meluas, Baranusa Minta Jaga Semangat Reformasi dan Supremasi Sipil Bahaya Limbah B3 Menumpuk di Jawilan, Air Sumur Warga Terancam Teracuni

Daerah

Lurah Tapian Nauli Ucapkan Selamat kepada Kedua Mempelai dalam Resepsi Syukuran Pernikahan


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Tapanuli Selatan – Dalam suasana penuh suka cita, berlangsung acara resepsi dan doa syukuran pernikahan pasangan Jhonatan Carlie Zebua dan Epi Telaumbanua, yang diselenggarakan di Si Opat-Opat, Kelurahan Tapian Nauli, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Jhonatan Carlie Zebua, putra sulung dari Fo’arota Zebua alias Ama Carlin Zebua, guru di SD Negeri Si Opat-Opat, dan Ina Carlin, merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Simarpinggan. Sementara mempelai wanita, Epi Telaumbanua, juga berprofesi di bidang kesehatan sebagai bidan, Tapanuli 9 Juni 2026.

Acara ini turut dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk aparat pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, harajaon, hatobangon, serta para tamu undangan dari pihak sekolah dan Puskesmas Simarpinggan.

Dalam sambutannya, Lurah Tapian Nauli menyampaikan sepatah dua kata yang berisi ucapan selamat dan doa restu kepada kedua mempelai.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan Tapian Nauli, kami mengucapkan selamat membentuk keluarga baru. Kami juga mengucapkan terima kasih atas bertambahnya jiwa kependudukan di wilayah kami,” ujar beliau.

Lurah juga berpesan agar kedua mempelai bijak dan siap dalam membangun rumah tangga, karena dalam perjalanan pernikahan pasti akan ada tantangan yang harus dihadapi bersama, termasuk risiko perpecahan jika tidak saling memahami.

Bapak Lektor Ama Putra Zebua, tokoh agama dari Gereja Katolik, turut menyampaikan pesan rohani agar pasangan ini hidup dalam kasih, saling mendukung, tetap sehat, dan taat kepada Tuhan, sehingga menjadi keluarga yang diberkati dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Kita berharap keluarga baru ini bisa mencerminkan nilai-nilai yang baik dan menjadi panutan bagi generasi berikutnya, apalagi keduanya berasal dari latar belakang pendidikan yang baik,” ungkap beliau.

Puncak acara semakin meriah dengan Tarian Maena, sebuah tradisi khas suku Nias (Ono Niha), yang selalu dihadirkan dalam pesta pernikahan sebagai simbol kegembiraan dan kekeluargaan. Seluruh tamu undangan dari berbagai latar belakang tampak antusias dan larut dalam suasana perayaan.

Acara ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan, budaya, dan kehangatan masyarakat Tapian Nauli tetap terjaga dalam setiap momen bersejarah warganya.

Baca Lainnya

Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

1 Juni 2026 - 00:02 WIB

Andra Soni Jelang Debat Perdana Pilgub Banten: Dari Doa Keluarga, Orang Tua Dan Ulama

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut

31 Mei 2026 - 23:54 WIB

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, Cba Minta Kejati Banten Usut

KPK Buka Pintu Usut Dana Jumbo DPRD Kabupaten Tangerang

31 Mei 2026 - 23:47 WIB

Dirut Kai Bobby Rasyidin Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan Kpk
Trending di Daerah