Menu

Mode Gelap
Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa P3B Bongkar Dugaan Modus Korupsi Pokir, Desak KPK Usut DPRD Banten Luka Belum Pulih, Pemkab Malang Tegas Tolak Derby Jatim di Kanjuruhan 200 Ribu Hektare Rusak, Arif Rahman: Banten Tidak Boleh Terluka Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid dan Optimis Menang

Daerah

Perkuat Kesiapan Personel, Polda Banten Gelar Simulasi Sispam Mako dan Kota


					Foto/Dok Polda Provinsi Banten Perbesar

Foto/Dok Polda Provinsi Banten

Teropongistana.com Serang – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, Polda Banten menggelar latihan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dan Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Mapolda Banten, Selasa (30/09/2025).

Kegiatan diawali dengan apel pagi dan arahan teknis, dilanjutkan simulasi penanganan situasi kontijensi berupa skenario penyerangan kelompok tidak dikenal (OTK) terhadap Mako Polda Banten. Dalam simulasi tersebut, personel menempati plotingan masing-masing, melaksanakan prosedur peringatan dini, hingga penindakan terhadap massa yang bertindak anarkis.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, menjelaskan bahwa latihan ini merupakan bentuk evaluasi kesiapan personel, sarana, dan prasarana kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman.

“Sispam Mako dan Sispam Kota ini merupakan upaya preventif sekaligus responsif untuk memastikan seluruh personel siap menghadapi setiap situasi, termasuk penyerangan markas maupun potensi gangguan keamanan di wilayah perkotaan. Dengan latihan ini, kita ingin memastikan prosedur pengamanan berjalan sesuai standar operasional dan melibatkan seluruh fungsi kepolisian secara terpadu,” ujar Irjen Pol Hengki.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa latihan tersebut melibatkan 1.333 personel gabungan dengan rincian 444 personel Sispam Kota dan 889 personel Sispam Mako yang terdiri dari berbagai satker Polda Banten, termasuk Ditsamapta, Ditintelkam, Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Brimob, dan fungsi pendukung lainnya.

Simulasi mencakup berbagai tahapan, mulai dari deteksi dini, penghadangan, penggunaan Dalmas, hingga pengerahan satuan Brimob dan tim anti anarki untuk mengendalikan situasi. Tim medis Biddokkes juga dilibatkan untuk memberikan pertolongan terhadap massa yang mengalami luka.

Hengki menegaskan bahwa Polda Banten berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan mengedepankan langkah humanis, namun tetap tegas terhadap setiap tindakan anarkis.

“Latihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi wujud nyata kesiapan Polda Banten dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.

Baca Lainnya

Dua Anak Tewas Terpeleset di Proyek KSCS Lebak, Sorotan Keras pada Aspek K3

15 April 2026 - 20:41 WIB

Mubarok Institute Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu dalam Seminar Nasional

14 April 2026 - 23:49 WIB

Mubarok Institute Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu Dalam Seminar Nasional

King Naga Ultimatum Kejari Lebak, Kasus Temuan BPK Rp12 Miliar Diminta Segera Diusut

14 April 2026 - 19:43 WIB

King Naga Ultimatum Kejari Lebak, Kasus Temuan Bpk Rp12 Miliar Diminta Segera Diusut
Trending di Daerah