Menu

Mode Gelap
Tak Cuma Bayar Denda, DPR Desak Perusahaan Sawit Nakal Diseret ke Pengadilan Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut KPK Buka Pintu Usut Dana Jumbo DPRD Kabupaten Tangerang Pengaruh Militer Meluas, Baranusa Minta Jaga Semangat Reformasi dan Supremasi Sipil Bahaya Limbah B3 Menumpuk di Jawilan, Air Sumur Warga Terancam Teracuni

Daerah

Terduga Pelaku Tabrak Ibu di Kota Sorong Ditahan di Mako Pomal


					Keterangan foto: Keluarga korban tabrakan oknum TNI AL inisial LL bersama kuasa hukum datangi mako Pomal Kodaeral XIV Sorong minta terduga pelaku diproses hukum. Perbesar

Keterangan foto: Keluarga korban tabrakan oknum TNI AL inisial LL bersama kuasa hukum datangi mako Pomal Kodaeral XIV Sorong minta terduga pelaku diproses hukum.

Teropongistana.com Kota Sorong – Keluarga korban yang ditabrak oknum TNI Angkatan Laut berinisial LH, pangkat Sersan Dua (Serda), mendatangi Markas Polisi Militer (Mako Pomal) Angkatan Laut untuk meminta pertanggungjawaban pelaku. Emosi keluarga, yang sebagian besar perempuan asli Papua, memuncak ketika melihat terduga pelaku berada di sel tahanan Mako Pomal TNI AL.

Jelia Cristie Bujung ditabrak oleh LH di Jalan Sorong-Klamono Km 17 pada Rabu, 18 Februari 2026, sekitar pukul 15.30 WIT. Korban yang mengendarai motor matik bernopol PB 2990 SF mengalami luka serius di bagian kepala sebelah kanan dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.

Keluarga korban, didampingi kuasa hukum Leonardo Ijie, orang tua, kakak kandung, dan suami korban, bertemu dengan Komandan Pomal serta perwakilan Koarmada III Sorong. Leonardo menegaskan bahwa terduga pelaku harus diproses hukum.

“Apabila ada pihak keluarga yang mencoba menyelesaikan masalah di luar pengetahuan keluarga korban, itu tidak mewakili kami. Keluarga tetap menegaskan agar terduga pelaku diproses hukum,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Leonardo menambahkan, jika di kemudian hari terdapat komunikasi lain dengan pihak Pomal, keluarga menganggapnya sebagai upaya menutupi kasus.

“Kami akan mengawal kasus ini agar keluarga korban mendapat keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Pomal Kodal XIV Sorong, Kolonel (L) PM Feber Simamdalahi, menegaskan bahwa pihaknya tetap memproses hukum anggota yang bersalah.

“Tidak ada yang kami tutupi, semua fakta sudah ada,” ujarnya, sembari mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia akibat tabrakan.

Feber meluruskan bahwa terduga pelaku merupakan personel Koarmada III Sorong yang bertugas di KRI Teluk Lada.

“Terduga pelaku tetap akan diproses hukum,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa imbauan dan telegram terkait tertib lalu lintas bagi personel telah disampaikan, namun pihaknya akan memastikan setiap satuan menertibkan anggotanya, termasuk kelengkapan kendaraan.

Korban, Jelia Cristie Bujung, merupakan ibu satu anak. Saat ini, terduga pelaku LH telah ditahan di Mako Pomal Kodal XIV Sorong. (Jun/red)

Baca Lainnya

Kuota Sekolah Negeri Penuh, Gubernur Banten Pastikan Akses Pendidikan Tetap Terbuka

1 Juni 2026 - 00:02 WIB

Andra Soni Jelang Debat Perdana Pilgub Banten: Dari Doa Keluarga, Orang Tua Dan Ulama

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, CBA Minta Kejati Banten Usut

31 Mei 2026 - 23:54 WIB

Harga Baju Dinas Kabupaten Tangerang Capai Rp2,4 Juta Per Stel, Cba Minta Kejati Banten Usut

KPK Buka Pintu Usut Dana Jumbo DPRD Kabupaten Tangerang

31 Mei 2026 - 23:47 WIB

Dirut Kai Bobby Rasyidin Minta Jadwal Ulang Pemeriksaan Kpk
Trending di Daerah